Saturday, 25 November, 2017 - 04:28

Giliran warga Banggai Demo PN Luwuk, Desak PN Bebaskan Eva Bande

Spanduk warga saat demo desak pembebasan Eva Bande. (Foto : Andi Baso)

Luwuk, Metrosulteng.com - Gelombang demonstrasi menuntut penegakan hukum yang adil di Sulawesi Tengah terus mengalir.

Setelah seratusan warga Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Rabu kemarin mendesak Kejaksaan Negeri Ampana membebaskan Kepala Desa Betaua Ridwan Tawalili yang ditahan karena dugaan korupsi dana ADD.

Kini giliran seratusan warga di Banggai yang tergabung dalam petani Toili Kamis, (4/9/2014), melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor Pengadilan Negeri Luwuk.

Mereka  menuntut pembebasan ketua aktifis Front Rakyat Advokasi Sawit Eva Susanti Bande yang ditahan terkait kasus perusakan fasilitas milik perusahaan sawit  PT. Kurnia Luwuk Sejati (KLS).

Para petani menganggap Eva sebagai pejuang rakyat petani yang telah memperjuangkan lahan petani Toili yang telah di rampas oleh bos sawit Banggai, Murad Husen.

“300 hektare lahan petani telah diserobot  diklaim jadi areal Hutan Tanaman Industri oleh KLS, “ kata koordinator aksi Ahmad Pelor.

Direktur Walhi Sulteng itu dalam orasinya meminta agar lahan sawit areal HTI di alih fungsikan menjadi kebun sawit kurang lebih 2000 hektare di Kecamatan Toili.

Secara proses peradilan warga meminta Eva dibebaskan karena penahanannya hanya berdasarkan saksi karena saksi saat itu tidak berada di lokasi.

Eva terjerat kasus penghasutan menyuruh warga untuk nembakar alat berat milik PT. KLS. Aksi warga merupakan suatu bentuk protes agar proses pengadilan berjalan baik dan adil.


Editor : Bandi

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.