Wednesday, 20 June, 2018 - 14:05

Gizi Buruk Merebak di Banggai Laut

JENGUK - Wakil Bupati Banggai Laut Dra Hj Tuty Hamid menjenguk pasien gizi buruk yang dirawat di RSUD Banggai, Rabu 7 Maret 2018. (Foto: Mohamad Ikbal/ Metrosulawesi)

Balut, Metrosulawesi.com - Merebaknya pemberitaan terkait adanya anak penderita gizi buruk yang sedang jalani perawatan di ruang UP Anak RSUD Banggai membuat Wakil Bupati Banggai Laut Dra Hj Tuty Hamid turun gunung. Pasalnya, anak yang diketahui bernama Ikhsan (5) ini telah menjalani rawat inap selama lima hari.

Orang nomor dua di Pemkab Balut ini, meluangkan waktu menjenguk bocah malang itu, Rabu 7 Maret 2018 didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Sekretaris RSUD Banggai, Kepala Bidang Pelkes Dinas Kesehatan dan KB, Kabag Humas dan sejumlah ASN lainnya.

Dalam perbincangan yang berlangsung antara orangtua Ikhsan, Wabup dan dokter penanggung jawab diketahui bahwa bocah itu selain menderita gizi buruk juga menderita penyakit askariasis (cacingan).

"Anak ini juga menderita cacingan, termasuk kakaknya itu," singkat dr. Bobby kepada Wabub Tuty Hamid di ruang perawatan.

Selain itu, dr Bobby juga mengatakan bahwa dalam kurun waktu satu bulan satu minggu, jumlah kasus gizi buruk yang ditanganinya sudah mencapai 14 kasus.

"Sudah 14 kasus yang kami tangani sejak saya bertugas dalam waktu satu bulan satu minggu," ungkapnya.

Mendengar penjelasan dr. Bobby, Wakil Bupati Balut Tuty Hamid meminta kepada keluarga pasien agar mengikuti petunjuk dokter.

"Jangan dulu buru-buru mau pulang Ibu ya, ikuti saja anjuran dokter," pinta Wabup kepada Ibu Ikhsan.

Setelah meninggalkan ruang perawatan, Ketua DPD Partai Nasdem Balut ini juga mengharapkan peranan semua pihak untuk mengatasi masalah gizi buruk.

"Semua pihak harus terlibat. Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, pihak RSUD Banggai, termasuk Ibu-ibu PKK punya peran penting dalam urusan keluarga," tandasnya.


Editor: Syamsu Rizal

Berita Terkait