Wednesday, 26 July, 2017 - 14:42

Gubernur Apresiasi Festival Kelor di Perayaan HUT Desa Lolu

Gubernur Sulteng diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Moh Hidayat Lamakarate saat menghadiri puncak HUT Desa Lolu ke-55 di Lapangan Sepakbola Desa Lolu, Minggu, 5 Maret 2017. (Foto : Humas Pemprov)

“Saya mengapresiasi acara Festival Kelor ini. Beberapa waktu lalu, Provinsi Sulawesi Tengah juga telah mengadakan acara serupa dengan menyajikan 250 jenis olahan berbahan dasar kelor dan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI),” - Hidayat Lamakarate, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik -

Sigi, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulteng  Longki Djanggola mengapresiasi Festival Kelor dalam rangka HUT Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi ke-55 Tahun 2017 yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Desa Lolu, Minggu, 5 Maret 2017.

HUT kali ini, Desa Lolu menggelar Festival Kelor dengan menghidangkan sekitar 5.500 mangkuk sayur kelor.

“Saya mengapresiasi acara Festival Kelor ini. Beberapa waktu lalu, Provinsi Sulawesi Tengah juga telah mengadakan acara serupa dengan menyajikan 250 jenis olahan berbahan dasar kelor dan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI),” ujar gubernur melalui sambutan tertulis yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Moh Hidayat Lamakarate saat menghadiri puncak HUT Desa Lolu ke-55.

Ditambahkan Hidayat, atas nama gubernur, apresiasi yang sama juga turut disampaikan kepada Kepala Desa Lolu karena begitu besemangat juga dapat mendorong warganya mengadakan acara itu. Dia mendorong agar kelor sebagai kuliner tradisional dapat dikembangkan penyajian/pengolahannya agar masyarakat di Sulawesi Tengah lebih maju, mandiri dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Bupati Sigi Paulina menuturkan, kelor sangat lekat dengan keseharian masyarakat kaili. Karenanya, kelor dapat lebih dikemas dengan penyajiannya yang lebih variatif. Wabup juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di desa Lolu.

“Pembangunan tidak hanya dalam bentuk fisik, akan tetapi juga acara seperti ini karena pembangunan juga merupakan tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pembangunan saat ini haruslah dimulai dari desa, sesuai dengan Nawacita Presiden Republik Indonesia,” kata Paulina.

HUT Desa Lolu terselenggara atas kerjasama Pemkab Sigi, PKK Kecamatan Sigi Biromaru, Mahasiswa KKN UNTAD, SKPD kabupaten/provinsi terkait, aparatur desa dan seluruh masyarakat setempat.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.