Saturday, 18 August, 2018 - 20:11

Gubernur Imbau Orangtua Bawa Anak Imunisasi

BERI SEMANGAT - Gubernur H Longki Djanggola memberi semangat kepada seorang anak yang disuntik imunisasi MR di Halaman Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Rabu, 1 Agustus 2018. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur H Longki Djanggola resmi mencanangkan kampanye imunisasi Measles/campak dan Rubella (MR) di Halaman Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Rabu, 1 Agustus 2018.

Pencanangan kampanye imunisasi MR dirangkaikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Kampanye imunisasi MR ditetapkan mulai 1 Agustus sampai 30 September mendatang.

Gubernur mengatakan dengan melakukan imunisasi MR, seorang anak akan terbebas dari sembilan penyakit yaitu tuberkulosis (TBC), campak difteri, batuk rejan, tetanus, polio, hepatitis B, hemo, virus influenza dan rubella.

“Yang penting pelayanan imunisasi harus berkualitas, menggunakan vaksin yang aman dan efektif dengan cakupan merata,” ujar Longki.

Longki menuturkan sasaran kampanye MR terhadap kelompok yang rentan tertular campak dan rubella yaitu anak usia sembilan bulan dan kurang dari 15 tahun. Cakupan kampanye imunisasi MR ditarget harus mencapai 95 persen.

Dengan begitu kekebalan masyarakat terhadap penyakit campak dan rubella akan meningkat. Tentu hasilnya penyakit campak dan rubella akan menurun, demikian juga cacat bawaan pada bayi akibat rubella.

“Untuk itu saya imbau kepada keluarga dan orangtua, bawalah anak balita agar segera diimunisasi MR di Posyandu terdekat,” tutur gubernur.

Gubernur menambahkan dengan imunisasi MR akan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Generasi penerus akan produktif dan berdaya saing dibidang masing-masing pada masa mendatang.

“Saya sebagai gubernur menyambut baik pencanangan imunisasi MR dirangkaikan gerakan masyarakat hidup sehat dan hari anak nasional,” tandas Longki.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Reny A Lamadjido menerangkan imunisasi MR akan menyasar 800 ribu lebih anak di 13 kabupaten/kota se Sulteng. Layanan imunisasi MR tersebar di 7.324 Posyandu.

“Imunisasi MR akan dilayani 1.763 tenaga kesehatan yang siap untuk melaksankan penyuntikan campak rubella,” terang Reny. 


Editor: Udin Salim