Friday, 21 July, 2017 - 19:00

Gubernur Ingatkan Soal Pungutan Sekolah di Banggai

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola saat meninjau UPT Dinas Pendidikan didampingi Kajati Sulteng Sampe Tuah, Bupati Banggai, Kadis Dikbud Sulteng dan para kepala sekolah serta jajaran UPT Dinas Pendidikan Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sabtu, 3 Juni 2017. (Foto : Humas Pemprov)

Banggai, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengingatkan jajaran Kepala SMA/SMK di Kabupaten Banggai agar berhati-hati melakukan pungutan di sekolah masing-masing. Hal ini disampaikannya saat meninjau UPT Dinas Pendidikan di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sabtu, 3 Juni 2017.

“Para kepala SMA/SMK, saya mengimbau berhati-hati membuat pungutan ke siswa. Kalau pun akan membuat, saya minta berkonsultasi dulu dengan kepala UPT atau Kadis pendidikan,” ujar gubernur.

Menguatkan saran Gubernur Longki, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng Sampe Tuah yang turut mendampingi gubernur mengatakan supaya pungutan lebih dulu dilegal opinion-kan.

“Dengan begitu ada payung hukum bagi pungutan yang ditarik dari siswa,” kata Kajati.

Gubernur melakukan peninjauan bertujuan melihat langsung kondisi UPT Pendidikan yang ada di Banggai selaku perpanjangan tangan provinsi mengurus penyelenggaraan pendidikan SMA/SMK. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulteng yang diekspos Kadis Irwan Lahace, jumlah SMA dan SMK di wilayah Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut sebanyak 96 sekolah dengan PNS beralih status ke pegawai provinsi sebanyak 1.089 personil.

Terkait kantor UPT yang masih dipinjamkan Pemkab Banggai, gubernur berjanji akan membangun gedung baru yang representatif. Walau demikian, gubernur tetap mengharapkan jajaran UPT pendidikan bekerja dengan semangat.

"Jangan sampai guru sudah bagus mengabdi tapi kenaikan berkalanya terlambat," imbuh dia, berharap UPT selalu mengingatkan guru-guru yang sudah tiba masa kenaikan pangkatnya agar segera melengkapi syarat-syarat yang diminta.

Di akhir arahan, gubernur meminta jajaran pendidikan Banggai menyukseskan Gerakan Kembali Sekolah 1000 Anak Harapan Bangsa dalam menekan jumlah anak putus sekolah usia remaja. 

"Tolong bantu pembinaannya," tandas gubernur.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.