Tuesday, 23 May, 2017 - 05:31

Gubernur: Jangan Ada Upaya Gagalkan Sail Tomini

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat tiba di Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Jadwal Kedatangan Presiden:
  • Jumat (18/9/2015):(1) Presiden Joko Widodo dijadwalkan tiba di Palu, Jumat (18/9/2015) (2) Malam, Presiden menghadiri makan malam dengan Gubernur Sulteng, para menteri, duta besar dan diplomat negara-negara sahabat, sejumlah gubernur dari beberapa provinsi di Indonesia di salah satu hotel di Kota Palu.
  • Sabtu (19/9/2015): (1) Presiden menuju Parigi Moutong menggunakan helikopter sekitar pukul 07.45 Wita. (2) Tiba di Parigi pukul 08.35 Wita disambut Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu. (3) Pukul 08.55 Wita Jokowi tiba di lokasi Sail Tomini di Dusun Kayubura. (4) Selain terkait Sail Tomini, Jokowi juga dijadwalkan meresmikan jembatan Dolago di Kecamatan Parigi Selatan.

Perwakilan 23 Negara Tiba di Palu, Megawati Juga Hadir

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan aksi pembunuhan yang menimpa tiga warga Parigi Moutong menjelang pelaksanaan Sail Tomini adalah aksi teror yang ingin menunjukkan eksistensi para kelompok sipil bersenjata itu.

"Mereka sepertinya mau proklamirkan diri bahwa mereka masih ada," kata Longki setelah menjemput para tamu diplomat dari 23 negara di Bandara Mutiara Sis ALjufrie Palu, Kamis (17/9/2015) sore.

Mereka, kata Longki, adalah kelompok sipil bersenjata di bawah pimpinan Santoso yang sering membuat kegaduhan di daerah yang ia pimpin.

Longki mengatakan aksi teror tersebut menjadi tantangan bagi semua lapisan masyarakat khususnya pemerintah daerah dan aparat keamanan Polri dan TNI. 

"Ini tantangan kita. Kapan ini mau diselesaikan. Apakah menunggu lagi korban berikutnya," kata Longki seperti dikutip Antaranews.

Longki mengatakan aparat Polri maupun TNI sudah bekerja keras untuk menangkap para pelaku teror tersebut namun belum bisa tuntas. 

"TNI sudah mengirim pasukan ke Poso 100 orang, tapi mereka muncul lagi di Parigi Moutong," katanya.

Kendati demikian, kata Longki, aksi teror yang membunuh tiga warga Parigi Moutong di tempat berbeda tersebut tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan kemaritiman internasional Sail Tomini yang puncak acaranya akan berlangsung 19 September 2015. 

"Tidak boleh ada upaya menggagalkan Sail Tomini," katanya.

Longki meminta masyarakat Sulawesi Tengah solid menjaga keamanan wilayah sehingga daerah penghasil beras tersebut semakin diminati untuk dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Mantan Bupati Parigi Moutong dua periode itu mengatakan dirinya akan mencurahkan kembali tentang kondisi keamanan di Sulawesi Tengah khususnya terhadap para pelaku teror kepada presiden Joko Widodo. Joko Widodo dijadwalkan akan tiba di Palu, Jumat, untuk menghadiri Sail Tomini. 

"Saya akan sampaikan ke Pak Jokowi. Ini harus diselesaikan," katanya.

Sebelumnya, dirinya juga telah menyampaikan kepada Joko Widodo mengenai gangguan keamanan oleh sipil bersenjata di Poso sehingga latihan militer beberapa waktu lalu dipusatkan di daerah bekas konflik itu. 

"Tetapi nyatanya mereka masih ada," katanya. 

Tamu Asing

Sementara itu, sebanyak 34 diplomat dari 23 negara dan seorang perwakilan ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA), telah tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kamis (17/9/2015) sore. Tamu dari negara-negara sahabat tersebut dijadwalkan menghadiri puncak Sail Tomini 19 September 2015 di Pantai Kayubura, Kabupaten Parigi Moutong.

Jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara seluruh sail yang pernah dilaksanakan di Indonesia. 

"Waktu Sail Raja Ampat hanya 14 orang, begitupun waktu Sail Komodo hanya 17 orang," kata Kasubdit Ekonomi dan Pembangunan Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Aris Triyono saat menjemput kedatangan tetamu tersebut.

Aris mengatakan sejak Kemenlu terlibat pelaksanaan sail di seluruh Indonesia, baru Sail Tomini yang paling diminati banyak duta besar yakni 11 orang dan perwakilan negara-negara sahabat. 

"Kami belum melihat kenapa sampai di sini (Sail Tomini) lebih banyak. Biasanya nanti selesai kegiatan baru bisa kami tahu kenapa mereka berminat," katanya.

Dia mengatakan Kemenlu bersama panitia nasional sail dan pemerintah daerah mengajak negara-negara sahabat untuk menghadiri kegiatan kemaritiman tingkat internasional tersebut.

Menurut Aris, berdasarkan pengalaman sebelumnya, para negara sahabat yang diundang lebih dulu mempelajari daerah yang akan dikunjungi.

"Mereka pasti pelajari semuanya sebelum berkunjung. Nah, di sini (Sulawesi Tengah) kita tidak tahu apa yang membuat mereka tertarik sehingga lebih banyak dari sail yang lain," katanya.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengajak seluruh masyarakat di daerah tersebut agar memberikan yang terbaik untuk para tamu baik dari negara sahabat maupun dari daerah lainnya yang datang ke Sulawesi Tengah.

Longki Djanggola mengatakan para diplomat tersebut hadir di Sulawesi Tengah untuk menghadiri Sail Tomini sekaligus melihat potensi sumber daya alam di daerah ini. Salah satu agenda dalam Sail Tomini tersebut adalah Diplomatic Tour.

Longki mengatakan Teluk Tomini adalah salah satu teluk terbesar di dunia yang berada di garis Khatulistiwa dengan luas sekitar 59.500 kilometer bujursangkar. Dalam teluk ini terdapat keanekaragaman hayati serta karakteristik ekosistem unik dan indah. 

Presiden

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dijadwalkan tiba di Palu Jumat (18/9/2015), hari ini dan menginap di salah satu hotel di Palu. Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar di Parigi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo akan menuju parigi Moutong menggunakan helikopter pada Sabtu (19/9/2015).

Hal itu terungkap dalam rapar evaluasi persiapan kedatangan Presiden di Parigi, Rabu (17/9/2015). Dalam rapat itu, protokoler kepresidenan mengatakan, Presiden direncanakan akan berangkat ke Parimo pada Sabtu (19/9/2015) sekitar pukul 07.45 Wita dan tiba di Parigi pada pukul 08.35 wita. Setibanya di Parigi, Jokowi akan disambut Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu.

Sekitar pukul 08.55 wita Jokowi tiba di lokasi Sail Tomini di Dusun Kayubura dan dijemput Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan. 

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dijadwalkan menghadiri puncak acara Sail Tomini di Pantai Kayubura, Kabupaten Parigi Moutong, pada Sabtu (19/9/2015) bersama sejumlah menteri kabinet, duta besar negara sahabat, diplomat Indonesia di luar negeri serta sekitar 10.000 warga.

Dalam acara tersebut Presiden dan hadirin antara lain akan menyaksikan parade kapal perang milik TNI AL dan kapal perang milik tentara angkatan laut dari beberapa negara tetangga seperti Australia, Korea Selatan, Tiongkok, Malaysia dan Singapura, serta puluhan kapal milik pemerintah Indonesia, puluhan perahu tradisional sandeq dari Sulawesi Barat dan kapal penangkap ikan milik nelayan Sulawesi Tengah. Selain terkait Sail Tomini, Jokowi juga dijadwalkan akan meresmikan jembatan Dolago di Kecamatan Parigi Selatan. 

Megawati

Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri acara puncak Sail Tomini pada Sabtu, 19 September 2015, di Pantai Kayubura, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

"Sesuai dengan jadwal, Ibu Mega akan datang bersama rombongan kepresidenan pada Jumat, 18 September," kata Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Sulawesi Tengah Ridwan Mumu di Palu, Kamis (17/9/2015).

Ridwan menyampaikan bahwa kedatangan Megawati Soekarnoputri bukan sebagai ketua partai politik pendukung pemerintah saat ini, tetapi diundang sebagai Presiden Republik kelima Indonesia sehingga fasilitas yang diberikan merupakan fasilitas yang setara dengan Kepala Negara.

"Beliau akan hadir bersama putrinya, Puan Maharani yang juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Presiden RI Joko Widodo," ungkapnya.

Terkait agenda lainnya seperti pertemuan dengan kader partai PDIP, Ridwan mengaku belum mendapatkan informasi.

Presiden Joko Widodo bersama rombongan sebelum meninjau lokasi puncak acara Sail Tomini Pantai Kayubura, Kecamatan Parigi Tengah, akan menghadiri melakukan makan malam dengan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), para menteri, duta besar dan diplomat negara-negara sahabat, sejumlah gubernur dari beberapa provinsi di Indonesia di salah satu hotel di Kota Palu.

Di lokasi acara puncak Sail Tomini, Presiden Jokowi dan para tamu serta sekitar 10.000 warga akan menyaksikan parade kapal perang bersama kapal-kapal milik pemerintah Indonesia dari berbagai kementerian dan lembaga, kapal sandeq dari Sulbar dan puluhan kapal nelayan Sulteng.

Rombongan dan undangan yang di antaranya terdapat sejumlah pengusaha nasional dan daerah akan mengunjungi pameran produk-produk unggulan dan potensi daerah yang telah dilaksanakan tiga hari sebelumnya. (dkk/zal/ant)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.