Friday, 20 April, 2018 - 03:42

Gubernur Sulteng Dari Gerindra Belum Berpikir Ikuti Langkah Ahok

Pasangan Longki-Sudarto pada Pilkada Sulteng 2011. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulteng.com – Mundurnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai anggota Partai Gerindra telah menggoyang partai berlambang kepala garuda itu.

Alasan pengunduran diri Ahok karena dia menganggap arah dan putusan partai besutan Prabowo Subianto sudah tidak sesuai dengan nuraninya. Pasalnya partai Gerindra menjadi lokomotif yang mengusung ide Pilkada tak langsung dalam pembahasan RUU Pilkada di DPR.

Bagaimana tanggapan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang juga Ketua DPD Gerindra Sulteng yang pada Pilkada Gubernur tahun 2011 lalu dipilih secara langsung oleh masyarakat Sulteng, atas mundurnya Ahok?

Longki belum memikirkan untuk mengikuti jejak Ahok mundur dari Gerindra. Kepada wartawan metrosuslteng, Longki mempertanyakan apa sebenarnya yang membuat Ahok mundur dari Gerindra.

“Kalau mundurnya Ahok karena kebijakan partai Gerindra ikut setuju dengan rancangan UU Pilkada, maka menurut saya itu urusan pribadi yang tersebut (Ahok),” sebut Longki.

Tambah Longki, sebagai bekas kader partai Ahok harus menerima resiko dipecat dari partai Gerindra dan juga secara gentlemen Ahok harus mundur dari jabatannya sekarang sebagai wakil gubernur DKI. Karena Ahok menjadi  kandidat Wagub atas dukungan partai Gerindra.

Seperti diketahui, bila RUU Pilkada tidak langsung disahkan. Maka, posisi Longki untuk melanjutkan diri sebagai gubernur Sulteng pada 2016 bisa terancam gagal. Pasalnya  partai tempat Longki bernaung hanya memperoleh 6 kursi, bersaing dengan PDIP, Demokrat yang juga 6 kursi. Sementara Golkar  sebanyak 7 kursi.

Editor : Subandi