Sunday, 25 June, 2017 - 23:53

Gubernur Sulteng Tolak Kocok Ulang Calon Wagub

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, memastikan dua nama yang dihasilkan partai pengusung yakni Hidayat Lamakarate dan Zainal Daud merupakan keputusan final dan tidak akan dikocok ulang.

Kepada metrosulawesi, Senin, 3 April 2017, Gubernur mengatakan, permintaan kocok ulang adalah bentuk arogansi pihak tertentu, karena kesepakatan yang diambil oleh partai pengusung merupakan hasil musyawarah.

“Permintaan kocok ulang sebuah tindakan arogansi. Apa yang sudah partai pengusung putuskan tidak dapat diubah lagi,” tegas Longki.

Menurut Longki, rekomendasi untuk Hidayat dan Zainal Daud tinggal menunggu dari PAN, sebab Gerindra, PKB dan PBB telah mengeluarkan rekomendasi. Dirinya menghargai PAN yang meminta rekomendasinya diakomodir, tetapi apa yang sudah diputuskan partai pengusung merupakan keputusan bersama dan tidak bisa diubah lagi.

“Saya hargai keinginan dari PAN, tetapi saya tidak bisa mengabaikan kesepakatan tiga partai lainnya. Makanya saya mengunjungi langsung DPP PAN untuk meminta rekomendasi sebagai bentuk penghargaan saya,” ujar Longki.

Meskipun sudah memutuskan Hidayat dan Zainal Daud, namun Longki belum memastikan pengiriman dua nama tersebut ke DPRD Sulteng. Pasalnya, perlu kelengkapan berkas agar pengajuannya tidak bolak-balik.

Meskipun DPRD Sulawesi Tengah memberikan tenggat waktu 1-17 April kepada Gubernur untuk memasukkan dua nama, namun sejauh ini, Longki mengakui belum menerima surat permintaan dari pimpinan DPRD Sulteng.

“Belum ada surat permintaan dua nama dari DPRD. Lagi pula kami masih menunggu surat rekomendasi dari DPP PAN. Jadi belum dapat saya pastikan kapan mengirimkan dua nama tersebut,” kata Longki.

Di tempat berbeda, Sekretaris DPW PAN Sulawesi Tengah, Rusli Dg Palabbi mengatakan, pihaknya sejauh ini masih menunggu keputusan dari DPP PAN. Segala rekomendasi yang dikeluarkan akan dilaksanakan pihaknya.

“Saya tidak bisa memberikan penjelasan lebih jauh, karena kami masih menunggu rekomendasi dari pimpinan pusat. Kami juga belum dapat memastikan kapan rekomendasi itu keluar,” ujar Rusli.

Soal polemik nama calon Wagub dari PAN, Rusli Palabbi enggan menanggapinya. Pihaknya hanya menyerahkan sepenuhnya segala keputusan partai kepada pimpinan pusat PAN.
 

Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.