Wednesday, 19 September, 2018 - 18:59

Guru Honorer Segera Terima SK Walikota

PERTEMUAN - Sejumlah guru saat mengikuti pertemuan dengan Disdik Palu di aula salah satu SMP di Kota Palu beberapa waktu lalu. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Sejumlah tenaga guru honorer binaan Dinas Pendidikan di Kota Palu dalam waktu dekat akan mendapatkan SK dari Walikota Palu sebagai Guru Honorer Daerah (Honda).

Demikian dikatakan Kadis Pendidikan Kota Palu Ansyar Sutiadi, usai melakukan kunjungan di SMPN 21 Palu, belum lama ini.

Ansyar menjelaskan, Guru yang mendapatkan SK dari Walikota terebut adalah guru honorer yang selama ini mendapatkan gaji dari dana BOS.

“Hal ini agar sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaan dana BOS, dimana dalam Juknis tersebut, semua tenaga honor di sekolah yang dibiayai oleh Dana BOS harus di SK kan oleh kepala daerah,” katanya.

Kata Ansyar, para guru honorer diangkat sebagai Honor Daerah atas nama Kepala Daerah, namun pembiayaan melekat di sekolah.

“Semua akan mendapatkan SK dari Walikota, itu sudah instruksi Walikota Palu. Tapi hanya yang terdata saat ini, yang belakangan masuk, tidak mendapatkan SK,” jelasnya.

Selain itu, kata Ansyar, bagi yang sudah mendapatkam SK, dapat mengajukan sertifikasi. Dan jika beruntung dan lolos dalam Uji Kompetensi Guru (UKG), akan mendapatkan tunjangan profesi, sebagaimana tenaga guru PNS.

Hal ini, kata Ansyar, bagian dari upaya pihaknya untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga guru honorer pada sekolah-sekolah di Kota Palu, khususnya tenaga honorer dibawah binaan Dinas Pendidikan Kota Palu.

Kata dia, selama ini, tenaga honorer hanya mendapatkan gaji dari dana BOS sebesar 15 persen dari besaran dana BOS yang diterima oleh sekolah.

“Sehingga setiap sekolah ada perberbedaan gaji honorer, karena menyesuaikan kemampuan sekolah,” jelasnya.

"Setiap sekolah berbeda besaran dana BOS yang diterima, karena berdasarkan besaran jumlah siswanya. Tentunya ini juga mempengaruhi besaran gaji yang diberikan kepada guru honorernya," kata Ansyar.

Ansyar juga berpesan kepada setiap kepala SDN dan SMPN di Kota Palu, untuk sementara tidak melakukan rekruitmen tenaga guru honorer.

"Untuk saat ini jangan dulu dilakukan perekrutan tenaga homorer, karena yang di SK kan itu yang hanya terdata saja, yang belakangan tidak dulu," katanya.


Editor: M Yusuf Bj