Sunday, 25 February, 2018 - 01:46

Hakim PN Palu Vonis Bebas Terdakwa Narkoba

Palu, Metrosulawesi.com - Sulaeman alias Eman menghirup udara segar setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palu membebaskan Eman yang didakwa telah melakukan tindak pidana narkoba oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putusan itu dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Palu, Selasa, 5 Desember.

Majelis Hakim Ketua Lilik Sugihartono yang didampingi Ernawati dan Dede Halim masing-masing Hakim Anggota mengatakan, setelah melihat bukti-bukti yang diajukan oleh JPU dan fakta yang terungkap dalam persidangan, terdakwa Sulaeman alias Eman tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan pertama dan kedua oleh JPU.

Sehingga, Majelis Hakim membebaskan terdakwa Sulaeman alias Eman oleh karena itu terdakwa dibebaskan semua dakwaan penuntut umum. Kemudian Majelis Hakim memerintahkan terdakwa Eman dibebaskan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan), serta memulihkan nama baik dan hak-hak terdakwa dalam kemampuannya.

"Tidak ada bukti bahwa terdakwa Sulaeman alias Eman sebagai bandar atau pengedar sabu-sabu. Makanya, kami bebaskan. Silakan upaya hukum lain kalau tidak puas dengan putusan tersebut," kata Lilik usai sidang.

Putusan Majelis Hakim sangat jauh dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda senilai Rp 2 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Sehingga, terhadap putusan Majelis Hakim, JPU menyatakan pikir-pikir.

Roy M Babutung dan Rachmi dari Kantor Hukum Riswanto Lasdin dan Patners selaku kuasa hukum terdakwa Sulaeman mengatakan, pihaknya sangat apresiasi terhadap putusan Majelis Hakim terhadap kliennya. Sejak awal memang sudah diduga, perkara ini pasti bebas. Pasalnya, dalam perkara ini tidak ada bukti yang dapat membuktikan klien kami melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana yang didakwakan JPU.

"Barang buktinya tidak, cuman satu unit Handphone dan dua sim card. Wajarlah kalau klien kami bebas. Kami sangat apresiasi dengan putusan ini," ujarnya.


Editor : Udin Salim

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.