Thursday, 20 September, 2018 - 02:34

Hanura Kubu Nurzain Djaelangkara Datangi KPU

PENGURUS LAMA – DPC Hanura Sigi kubu Nurzain Djaelangkara memperlihatkan bukti kepengurusan sah mereka di hadapan KPU Sigi. (Foto: Firmansyah/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hanura Sigi, kubu Nurzain Djaelangkara, mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigi, Jumat 6 Juli 2018.

DPC Hanura Sigi yang dipimpin Djindan Ponulele itu berkunjung ke KPU Sigi, dalam rangka mempertanyakan status keabsahan mereka pasca ditetapkan SK DPP Hanura dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), mengesahkan Oesman Sapta (OSO)-Sarifuddin Sudding sebagai Ketua dan Sekretaris DPP Hanura yang sah.

Sehingga pedoman pencalonan Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota 2019, DPP Hanura meminta KPU RI dalam waktu tidak terlalu lama mengikutsertakan pengurus Hanura lama, mengingat tahapan pendaftaran bakal Caleg akan dilaksanakan dari 4 Juli sampai dengan 17 Juli 2018 mendatang.

Wakil Ketua Bidang Kepemudaan Hanura Sigi, Djindan Ponulele, ditemui wartawan di kantor KPU Sigi mengatakan, kunjungan ke KPU ini dalam rangka menindaklanjuti putusan PTUN di Jakarta mengesahkan OSO-Sudding sebagai pengurus sah DPP Hanura. Oleh karena itu, masih terjadi keganjalan keputusan KPU di daerah karena belum mengakomodir SK OSO-Sudding.

“Sehingga kami datang ke sini (KPU Sigi) itu meminta penjelasan mereka, terkait nasib kami apakah bisa mendaftar Bacaleg atau tidak diakomodir lagi,” ungkap Djindan Ponulele, pria dengan ciri khas berkumis tebal itu.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Hanura Sigi, Ardiansyah Restapara, menambahkan keberadaan SK OSO-Sudding disahkan PTUN secara otomatis menggugurkan SK Hanura Sigi yang baru, dipimpin Ketua Elisa Subainda SPd, dan Sekretaris Makmur. Kemudian SK Hanura Sigi yang lama, dipimpin Ketua Nurzain Djaelangkara, dan Sekretaris Sudarman akan terakomodir kembali.

“Jadi tertanggal 26 Juni 2018 itu, SK OSO-Hari Siregar itu sudah dianggap illegal, maka pedoman Caleg itu berpedoman ke SK Osso-Sudding. Sehingga kami meminta KPU Sigi tidak menerima Caleg dari kepengurusan Hanura kubu pak Elisa Subainda,” tegasnya.

Menurut Ardiansyah, komposisi Bacaleg dipersiapkan kubu Nurzain Djaelangkara sudah dirampungkan. Sehingga tidak mengakomodir lagi Caleg dari kubu sebelah. Karena dia yakin kekuatan hukum akan mengakui kubu Nurzain sebagai pemenang pengurus sah Hanura Sigi.

“Sehingga Caleg Kubu Pak Elisa tidak berlaku, dan komposisi Bacalegnya secara otomatis akan gugur dengan sendirinya,” pungkasnya.


Editor: Elwin