Monday, 19 February, 2018 - 10:23

Harga Beras di Morowali Tidak Stabil

Pedagang beras di Pasar Bungku, Morowali. (Foto : Metrosulawesi/Murad Mangge)

Bungku, Metrosulawesi.com - Sejumlah pedagang beras di Pasar Bungku, Kabupaten Morowali, mengaku harga beras saat ini tidak stabil. Salah seorang pedagang beras yang ditemui Metrosulawesi, Rabu (3/2/2016) di Pasar Bungku, Heni mengatakan, bahwa untuk karung beras ukuran 50 Kg yang dibeli langsung di tempat penggilingan gabah harganya mencapai Rp 500.000.

"Penyebab tidak menentunya harga beras, biasanya disebabkan para petani mengalami gagal panen yang mengakibatkan minimnya pasokan gabah," katanya.

Pedagang lain di Pasar Bungku, Hj Asawia mengatakan, bahwa pedagang yang ada di pasar saat ini  menjual satu liter beras Rp 8.500. Bahkan, sebagian padagang menjualnya dengan harga Rp 9.000/liter.

“Jika situasi harga seperti itu, sudah pasti kami dari pengecer agar tetap dapat keuntungan, untuk harga penjualan  perliternya sudah dipastikan juga kami juga harus menyesuaikan dengan keadaan harga pembelian dalam perkarungnya,” kata Hj. Asawia.

Kekhawatiran pedagang beras itu, jika harga beras tidak stabil seperti saat ini akan membuat warga panik.

“Para pembeli melihat apabila terjadi pergerakan harga dalam batas yang tidak normal, maka hal itu tentunya akan bisa memberikan pengaruh serta dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," ucap Hj. Aswia.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.