Saturday, 18 August, 2018 - 20:05

Harga Cabai dan Tomat Anjlok

HARGA ANJLOK - Pedagang di salah satu pasar tradisional di Kota Palu. (Foto : Dok MS)

Palu, Metrosulawesi.com - Para petani di beberapa daerah Provinsi Sulawesi Tengah kini sedang menikmati panen raya cabai dan tomat, tetapi harga jual komoditas tersebut yang sempat melonjak, kini kembali anjlok.

"Panen kali ini kurang menguntungkan petani, sebab harganya justru kembali turun drastis," kata Subhan, petani di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulteng, Minggu (22/2).

Ia mengaku akhir Februari hingga awal Maret 2015, petani di Kecamatan Sigi Biromaru memasuki masa panen raya khusus komoditas hortikultura.

Namun di saat berlangsungnya panen raya, harga beberapa jenis komditas seperti cabai dan tomat turun tajam. Anjloknya harga komoditas itu cukup memukul para petani.
Misalkan, harga tomat sekarang ini di tingkat petani sekitar Rp3.000/kg, turun dibandingkan sebelumnya mencapai Rp6.000.

Begitu pula halnya komoditas cabai yang sebelumnya di tingkat petani mencapai Rp20 ribu/kg, kini turun menjadi Rp12 ribu/kg.

Cabai pernah naik hingga mencapai Rp120 ribu/kg saat kemarau panjang selama tiga bulan melanda wilayah Sulteng pada 2014.

Hal senada juga disampaikan Jono, petani di Dataran Tinggi Napu, Kabupaten Poso. Ia juga membenarkan harga kedua kebutuhan itu turun tajam.

Justru harga turun saat panen raya berlangsung.

"Ini cukup merugikan petani," katanya.

Ia juga mengatakan selama ini sebagian besar produksi petani dibeli pedagang dari Kota Palu.

Di Pasar Masomba Kota Palu, harga cabai turun dari Rp40.000/kg, kini menjadi Rp20.000/kg dan tomat dari Rp8.000, menjadi Rp5.0000/kg.

Cabai keriting turun dari Rp20.000,00, kini menjadi Rp12.000/kg.


Sumber : Antara