Wednesday, 27 September, 2017 - 04:18

Harga Emas di Palu Terus Naik

TERUS NAIK - Deputi Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis PT Pegadaian Cabang Palu Agus Tokhid memperlihatkan contoh logam mulia, Selasa 4 Maret 2017. (Foto : Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Sejak Februari Banyak Nasabah Ambil Kredit

Palu, Metrosulawesi.com - Harga logam mulia (LM) atau emas di PT Pegadaian (Persero) beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan. Bahkan kecenderungan naiknya harga emas tersebut sudah terlihat sejak awal tahun.

Pada Selasa 4 April 2017 kemarin harga emas di Pegadaian mencapai Rp 526 ribu per gramnya. Harga ini cenderung naik jika dibandingkan Januari awal tahun lalu yang harganya masih sekitar Rp 500 ribu per gram.

“Satu bulan sejak awal Maret juga kecenderungannya naik. Itu trend harga pasarnya naik, tapi sempat turun sampai Rp 504 (ribu) pada pertengahan (Maret) lalu,” ungkap Deputi Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis Pegadaian Cabang Palu Agus Tokhid, Selasa 4 April 2017 saat ditemui di kantornya, Jalan Samratulangi, Palu.

“Sejak awal tahun kemarin memang cenderung naik harganya,” tandasnya.

Melihat harga emas yang terus menerus mengalami kenaika harga, Ia berharap masyarakat yang hendak berinvestasi memilih emas sebagai salah satu pilihan investasi. Sebab, dengan harga emas yang terus merangkak naik maka nilai investasi bisa dipastikan akan terus naik pula seiring naiknya harga emas.

“Kalau emas ini kan tidak tergerus oleh inflasi, berbeda dengan uang tunai. Jadi kalau punya uang yang tidak dipakai bisa langsung dibelikan emas,” katanya.
“Ketika harga emas turun tidak perlu panik karena itu (turunnya harga emas) hanya sebentar saja.”

Menurutnya, jika ingin berinvestasi emas tidak perlu menunggu harga emas merosot murah dulu karena menurutnya harga emas terus-menerus mengalami kenaikan harga.

Di Pegadaian sendiri ada produk khusus untuk berinvestasi emas. Hanya dengan Rp 5 ribuan bisa memiliki tabungan yang dikonversi menjadi emas, sehingga nilai investasi tersebut bisa terus meningkat mengikuti harga emas yang terus merangkak naik. Melalui produk ini pemilik tabungan emas juga bisa melakukan transaksi tabungan melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melalui sejumlah bank BUMN yang telah bekerjasama dengan pihak Pegadaian.

Deputi Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis PT Pegadaian Cabang Palu Agus Tokhid menyebut sejak awal Februari lalu banyak masyarakat atau nasabah Pegadaian yang melakukan kredit di perusahaan gadai milik negara itu.

Trend meningkatnya kredit oleh nasabah di awal tahun menurutnya memang sudah menjadi hal biasa.

“Tiga bulan ini sangat bagus,” kata Agus Tokhid, Selasa 4 Maret 2017.

“Mulai Februari banyak yang ambil dana, lebih banyak untuk ambil kredit daripada yang lakukan pelunasan,” sebut dia.

Alasannya, pada awal tahun menurutnya rata-rata nasabah Pegadaian memulai lagi pengembangan usahanya, sehingga membutuhkan dana tambahan.

Sementara jaminan kredit di Pegadaian masih didominasi emas, wajar saja, perusahaan yang satu ini awalnya memang lebih dikenal dengan tempat jasa gadai emas.

Tingginya tingkat permintaan kredit ia yakini masih akan terus terjadi hingga pertengahan perayaan Ramadan mendatang.

“Memasuki Ramadan biasanya banyak kredit, baik gadai emas maupun kredit mikro dengan jaminan BPKB,” kata dia.

“Nanti jelang Lebaran, satu minggu akan banyak tebusan,” jelasnya.

Selain itu, biasanya trend tebus gadai di Pegadaian baru marak pada saat akhir tahun.

Dia berharap masyarakat tetap mempercayai Pegadaian sebagai perusahaan jasa gadai, dengan melihat pengalaman perusahaan yang sudah hadir lebih dari 1 abad itu. Setiap jaminan dan investasi di perusahaan yang baru saja merayakan HUT ke-116 itu juga diasuransikan.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.