Sunday, 19 August, 2018 - 01:41

Harga Ikan di Touna Melambung

Ilustrasi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com - Harga ikan basah di Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, naik sejak awal Ramadan lalu. Harganya terbilang melambung tinggi dari harga biasanya. Ikan jenis katombo misalnya. Ikan katombo ukuran sedang yang biasaya 5 ekor dijual Rp10 ribu, kini naik menjadi Rp20 ribu.

Begitupun harga ikan jenis lainnya juga naik. Terlebih lagi ikan batu, rata-rata naik hingga Rp60 ribu perkilogram. Padahal hari-hari biasa harganya berkisar Rp40-an ribun perkilogram.

Mega, salah seorang warga Ampana, mengeluhkan kenaikan harga ikan basah pada Ramadan tahun ini. Terlebih lagi bulan Ramadan begini, kata dia, permintaan ikan basah meningkat untuk dikonsumsi.

Karena harganya naik, tidak sedikit warga lebih memilih membeli daging ayam ketimbang ikan basah.

"Mendingan beli ayam, bisa dapat Rp50 ribu hingga Rp60 ribu perekor. Sudah banyak sekali. Daripada beli ikan batu yang hanya 2-3 ekor perkilogram,"ujar Mega membandingkan ditemui di Ampana Selasa kemarin.

Informasi yang didapatkan Mega menyebutkan, kenaikan harga ikan dipicu meningkatnya permintaan. Sementara di satu sisi stok berkurang. Selama puasa Ramadan nelayan juga masih jarang turun
melaut. Terlebih lagi pasokan ikan berkurang yang didrop dari wilayah kepulauan ke Ampana berkurang.

"Kalau banyak ikan dari pulau masuk ke Ampana, sering memengaruhi rendahnya harga. Sebaliknya, kalau kurang stok, harga ikut melambung tinggi. Seperti sekarang ini contohnya," ujar Mega.

Mega memperkirakan, harga ikan basah bisa turun kecuali stok banyak. Jika masih sama seperti sekarang, harga masih tetap tinggi dan bahkan bisa naik lagi.

"Kalau sudah seminggu lewat Ramadan, mau tidak mau harga pasti turun. Sebab, para nelayan juga sudah kembali melaut seperti biasanya," tuturnya.


Editor: Syamsu Rizal