Saturday, 18 November, 2017 - 07:17

Hari Terakhir UNBK, Sistem Bermasalah

BERJALAN LANCAR - Hari terakhir pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 2 Palu berjalan lancar. Tampak salah satu siswi sedang serius mengerjakan soal melalui komputer. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Sejumlah Siswa SMKN 3 Palu Kemungkinan Ujian Susulan

Palu, Metrosulawesi.com - Hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 3 Palu sedikit bermasalah. Hal ini terjadi karena kesalahan sistem pada soal ujian kompetensi kejuruan yang dikirimkan oleh pusat.

“Pada sesi pertama UNBK hari terakhir tadi (kemarin,red), ada soal ujian pada jurusan teknik Audio Vidio, mengalami masalah karena hanya muncul enam nomor soal. Padahal sebenarnya soal itu ada 40 nomor soal yang harus dikerjakan oleh siswa,” kata Kepala SMKN 3 Palu, Triyono, Kamis 6 April. 2017.
 
Sejumlah siswa yang soalnya bermasalah itu, kemungkinan akan mengikuti tes ulangan. Permasalahan yang terjadi itu sudah dilaporkan dalam berita acara. Sekaligus didaftarkan untuk menadi peserta ujian susulan.

Selain itu, kata Triyono pada sesi kedua UNBK, naskah soal untuk Jurusan Rekasa Perangkat Lunak (RPL), juga terjadi permasalahan yang bervariasi.

“Ada soal ujian yang kurang delapan, dan ada yang kurang enam nomor, mereka yang mengikuti ujian di sesi itu berjumlah 14 siswa, sehingga kami juga mengambil tindakan yang sama, untuk siswa yang mengalami soal bermasalah akan mengikuti ujian susulan, dengan kententuan sesuai prosedur  yang telah berlaku,” katanya.
 
Triyono mengatakan untuk dari ganguan listrik itu tidak ada kendala yang terjadi, namun pihaknya hanya melihat ada permasalahan dari perangkat sistem UNBK. 

“Kami tidak mengetahui sebenarnya kenapa terjadi seperti itu, karena sekolah hanya men-download soal saja. Jika terjadi kekurangan nomor soal yang dikerjakan siswa kami tidak mengetahuinya. Kami hanya mengambil soal dari server pusat, sehingga ini menjadi perhatian khusus yang bertangung jawab pada pelaksanaan ujian ini. Jangan sampai nanti para siswa merasa dirugikan,” ujarnya.

Triyono mengaku pihak sekolah akan selalu mengawal para siswa, dalam mengikuti ujian ini dengan lebih baik lagi. 

“Saya mengkhawatirkan. Misalnya, ada soal delapan nomor yang tidak muncul. Kemudian siswa itu menganggap tidak usah lagi mengikuti ujian susulan. Ini saya sangat khawatir siapa tahu justru yang delapan nomor ini dapat memberikan nilai yang bagus untuk mereka,” ungkapnya.

Triyono mengatakan ujian susulan ini akan dilaksanakan, pada tanggal 18-19 April 2017. Namun pelaksanaan ujian susulan sedikit berbeda, perbedaannya untuk UNBK hanya satu mata pelajaran saja dalam satu hari, tetapi ujian susulan ada dua mata pelajaran dalam satu hari.

“Jumlah siswa yang bermasalah soal ujiannya, yaitu Tekni audio vidio 10 siswa, RPL 14 siswa jadi semuanya 24 siswa, menurut saya jumlah ini tidak sedikit semoga ini bisa mendapatkan solusi yang terbaik,” katanya.

“Dampak psikologis ke siswa jika sesaat pasti ada, tetapi pihak sekolah pasti memberikan pendampingan, dengan memberikan penguatan kepada siswa. Ini bukan karena kesengajaan tetapi karena sebuah sistem yang menyebabkan ada yang harus mengikuti ujian susulan. Kami akan terus memberikan pemahaman yang terbaik untuk siswa,” ujarnya.

Triyono mengungkapkan hanya siswa itu saja yang mengalami masalah pada soalnya, jurusan yang lainya semua soal aman-aman saja.

“Kejadian seperti ini kami belum pernah mengalaminya, ditahun lalu pada pelaksanaan UNBK kami tidak terjadi hal seperti itu, sehingga ini suatu perhatian khusus untuk kita semua,” ujarnya.

UNBK Lancar

Sementara itu, pelaksanaan UNBK di SMK 2 Palu berjalan lancar.

“Di hari terakhir ini belum ada laporan atau kendala yang terjadi, untuk itu saya mengharapkan sampai akhir ujian selesai, semua berjalan dengan lancar dan aman,” katanya, Kamis, 06 April 2017.

Kasman mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada pihak PLN, karena dari pagi hingga selesai pelaksanaan UNBK, dapat memantau listrik di sekolah hingga dapat stabil hingga saat ini.

“Peserta didik yang mengikuti ujian saat ini sebanyak 444 siswa, dengan ketambahan siswa dari SMK PGRI 88 siswa, maka semuanya 528 siswa dengan pemakaian tujuh laboratorium,” katanya.

Kasman berharap pelaksanaan UNBK ini berjalan dengan sukses, dan semoga para siswa mendapatkan nilai yang betul-betul di atas standar nilai yang telah ditentukan, artinya para siswa dapat melebih dari standar tersebut.

“Selama ini kami telah melakukan upaya-upaya persiapan untuk menghadapi UNBK, mulai dari penambahan jam pembelajaran, kemudian tryaut dan simulasi UNBK, sehingga kami berharap apa yang di ajarkan oleh para guru di sekolah, dapat di serap para siswa saat mempersiapkan diri mereka masing-masing,” ungkapnya.     


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.