Saturday, 22 September, 2018 - 05:26

Hidayat: Indonesia Harus Lebih Adil dan Makmur

Hidayat, MSi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 73 Republik Indonesia (RI) tahun ini,  Walikota Palu, Hidayat MSi berharap Indonesia bisa semakin adil dan makmur.

“Di  usia yang sudah uzur ini, harapan kita Indonesia semakin meningkatkan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat,” kata Walikota Hidayat di Palu, Rabu, 15 Agustus 2018.

Walikota mengatakan, tema pembangunan Kota Palu hingga 2021 sangat sesuai dengan suasana batin bangsa Indonesia saat ini.

“Bangsa Indonesia sekarang lagi teruji hubungan kemanusiaannya. Maksudnya, toleransinya terganggu, kekeluargaannya terganggu dan kegotongroyongannya terganggu. Nilai-nilai itulah yang sebenarnya kita harapkan untuk menjaga NKRI ini,” jelasnya.

Pemerintahannya katanya, kini tengah membangun nilai-nilai tersebut.

“Ketiga nilai tersebut adalah dasar nilai sosial kemasyarakatan di Indonesia, khususnya di Kota Palu,” katanya.

“Untuk membangun nilai-nilai tersebut, Pemerintah Kota Palu telah melaksanakan beberapa program. Pertama, Satgas K5, yang bertugas menggerakkan partisipasi masyarakat untuk menjaga lingkungan, ketertiban, keamanan, kenyamanan dan keindahan Kota Palu. Tidak bisa pemerintah sendiri yang atas permasalahan tersebut,” jelasnya.

Kedua, kata Hidayat, pihaknya juga membentuk lembaga adat yang bertugas menjaga nilai-nilai tersebut. Lembaga adat menjaga hubungan antara manusia dengan manusia serta hubungan manusia dengan alam.

Kemudian, Walikota Hidayat mengungkapkan pihaknya juga memiliki program Masintuvu Nomoni. Program ini akan mencoba membangun ruang interaksi sosial masyarakat melalui ragam lomba antar RT atau kelurahan.

“Sehingga masyarakat di kelurahan tersebut bisa saling mengenal dan bantu membantu. Ada juga program Morambanga Nomoni, sekitar Rp20 juta anggarannya di kecamatan. Setelah lomba antar RT, pihak kecamatan sebaiknya melaksanakan pertandingan antarkelurahan di Kota Palu. Jadi program tersebut tujuannya untuk membangun nilai silaturahmi,” katanya.

Hidayat mengungkapkan, pihaknya juga membangun ruang-ruang publik yang tujuannya membangun nilai silaturahmi di tengah masyarakat.

“Kalau masyarakat saling mengenal, silaturahminya bagus, maka bentrok tidak akan terjadi. Interaksi sosial di Kota Palu sudah lama hilang. Sekarang kita buka ruang, untuk memfasilitasi interaksi sosial itu terbangun. Ini semua kita bangun dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Hidayat mengungkapkan pembangunan ekonomi adalah hal pertama yang dibangun di Kota Palu.

“Oleh karena itu, visi misi Kota Palu yang pertama yaitu Palu sebagai kota jasa. Ekonomi itu terbangun jika tiga aspek berjalan maksimal, yaitu budaya, adat, iman dan taqwa. Kalau tiga elemen itu tidak bisa dibangun, maka capaian pembangunan kita saat ini akan rusak semua. Semoga momentum HUT RI kali ini, apa yang Kota Palu cita-citakan dapat berjalan dengan lancar dan maksimal demi kesejahteraan masyarakat Kota Palu,” jelasnya.   


Editor: Udin Salim

Tags: