Friday, 31 March, 2017 - 00:57

Honorer K2 Kementerian Agama Sulteng Bermasalah, Ombudsman Sulteng Turun Klarifikasi

Logo Ombudsman. (Foto : tribunnews.com)

Palu, MetroSulteng.com – Menanggapi laporan masyarakat terkait manipulasi status honorer kategori dua atau K2 di Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Ombudsman yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik melayangkan surat klarifikasi kepada kemenag Sulteng.

“Ada warga yang merasa dirugikan terkait honorer K2 di Kementerian Agama, laporan tersebut kami tindak lanjuti dengan mengirimkan surat klarifikasi pertama pada Kemenag Sulteng untuk menjawab hal tersebut,” jelas Assisten Bidang Pencegahan Ombudsman RI Sulteng Nasrun Rabu, (13/8/2014).

Dia menjelaskan laporan dari warga yang masuk kepada Ombudsman menyebut dugaan honor K2 yang lolos diatas tahun 2005. “Dari laporan yang masuk ada dugaan honorer K2 yang lolos di Kemenag Sulteng diatas tahun 2005 sedangkan Peraturan Pemerintah 56 Tahun 2012 mengatakan honorer K2 yang masuk setelah 2005 tidak dapat diloloskan,” jelasnya.

Surat Klarifikasi dikirim Ombudsman Sulteng 7 Agustus 2014. “Surat Klarifikasi kami kirim 7 Agustus 2014 ke Kemenag Sulteng, sesuai aturan Kemenag Sulteng diberikan hak jawab selama 14 hari,” ungkap Nasrun.

“Apabila Surat Klarifikasi pertama tidak dijawab oleh Kemenag Sulteng. Maka kami akan kirim Surat Klarifikasi kedua, jika ini tidak juga dijawab, maka kami akan melakukan pemanggilan dan mungkin disertai dengan investigasi,” katanya mengingatkan.(***)


Editor : Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.