Thursday, 16 August, 2018 - 05:00

Hunian Hotel di Palu Menurun Selama Desember 2015

Mercure Hotel, salah satu hotel berbintang di Kota Palu. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pesatnya pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah berdampak pada cukup tingginya tingkat mobilitas kunjungan tamu dari wilayah lain. Daya tarik untuk pengembangan investasi baru ataupun kepentingan lainnya menyebabkan intensitas kedatangan mereka semakin berfluktuasi dari waktu ke waktu. Kunjungan tidak hanya berasal dari kalangan domestik, namun juga berasal dari mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, Faizal Anwar, saat merilis statistik perkembangan perekonomian Sulawesi Tengah, awal pekan ini.

Menurut data yang dirilis kantor BPS Sulteng, jumlah kunjungan tamu asing ke Sulawesi Tengah selama Desember 2015 mencapai 242 orang, didominasi tamu dari Asia sebanyak 192 orang, diikuti dari Amerika sebanyak 29 orang dan Eropa sebanyak 21 orang.
 
Sementara jumlah tamu yang menginap di hotel bintang mencapai 11.557 orang terdiri dari 11.450 orang tamu domestik dan 107 orang tamu asing. Secara keseluruhan tingkat penghunian kamar (TPK) sebesar 37,26 persen, turun 6,22 persen poin dibandingkan November 2015 yang sebesar 43,49 persen.

Jika dibandingkan antara TPK hotel bintang dengan hotel melati, masing-masing hotel bintang sebesar 62,71 persen dan melati 35,38 persen. Dibandingkan November 2015, terjadi penurunan pada hotel bintang sebesar 25,02 persen poin dan pada hotel melati sebesar 4,83 persen poin.

Untuk tingkat penghunian tempat tidur (TPTT) selama Desember sebesar 39,62 persen, turun 6,30 persen poin dibandingkan November 2015 yang sebesar 45,92 persen. Rata-rata lama tamu menginap (RLTM) sebesar 1,89 hari, turun 0,16 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,05 hari.

“Jadi rata-rata tamu menginap itu kebanyakan selama 2 hari, tapi ada juga yang satu hari,” ungkap Faizal.

Tamu domestik yang menginap masih mendominasi sebesar 99,07 persen dan hanya sebesar 0,93 persen merupakan tamu asing. Dibandingkan  November 2015, jumlah tamu domestik dan asing yang menginap di hotel bintang mengalami penurunan masing-masing sebesar 21,40 persen dan 38,51 persen.
 
Meski demikian, dibandingkan periode yang sama tahun 2014, terjadi peningkatan jumlah tamu pada hotel bintang selama Januari-Desember 2015 sebesar 10,19 persen. Dilihat dari asal tamu, terjadi peningkatan pada jumlah tamu domestik dan asing yang menginap, masing-masing sebesar 9,84  persen dan 41,94 persen.