Friday, 17 August, 2018 - 17:24

IAIN Palu Kelolah Beasiswa Rp6 Miliar

Gedung IAIN Palu. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu tahun ini mengelolah beasiswa sebesar Rp6 Miliar lebih, dana ini  diperuntukan bagi mahasiswa yang beruntung, terdiri dari enam macam beasiswa.

Rektor IAIN Palu Prof Dr Sagaf S Pettalongi mengatakan yang terbesar adalah Bidikmisi sebesar Rp4.906.800.000 untuk lima angkatan, masing-masing Angkatan 2014 untuk lima orang, masing-masing menerima Rp6 Juta perorang.

Berikutnya mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2015 untuk 100 orang masing-masing menerima Rp12 juta per orang per tahun. Selanjutnya mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2016 untuk 115 orang juga masing-masing menerima Rp12 juta per orang per tahun.

“Angkatan 2017 sebanyak 114 orang, masing-masing menerima Rp13 Juta lebih perorang per tahun, dan angkatan 2018 sebanyak 120 orang masing-masing menerima Rp6. 600.000 per orang/semester,” ungkapnya.

Sementara untuk beasiswa jenis Tahfidz Quran sebesar Rp42 juta diperuntukan kepada 12 orang, masing-masing menerima Rp 3.500.000 per tahun per orang. Sementara Beasiswa Kajian Keislaman sebanyak Rp130 juta, untuk 26 orang dan masing-masing menerima Rp5 juta per orang pertahun.

“Untuk beasiswa Peningkatan akademik sebesar Rp 292 juta, untuk 146 orang, dan masing-masing menerima Rp 2 juta per orang pertahun. Beasiswa penyelesaian studi dari bulog sebesar Rp 49.500.000 untuk 15 orang, dan masing-masing mendapatkan Rp3.300.000 per orang pertahun,” ujarnya, belum lama ini.

Terakhir adalah beasiswa dari Bank Indonesia sebesar Rp600 juta, untuk 50 orang, dan masing-masing mendapatkan Rp 12 juta per orang pertahun.

Selain itu, IAIN Palu juga menerima Beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masing-masing mahasiswa dapat menerima sebesar Rp 6 juta perorang pertahun, Pemda DKI Jakarta masing-masing mahasiswa bisa menerima Rp18 juta perorang pertahun, namun jumlah keseluruhan dari dua jenis beasiswa ini belum diketahui.

Bukan hanya itu, kampus ini juga memiliki beasiswa internal, dengan syarat kekhususan seperti yang hafal alquran 30 juz akan digratiskan SPP hingga akhir masa kuliah, begitu juga yang hanya mampu 20 Juz akan digratiskan setengah biaya SPP. Dan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik yang telah mengharumkan nama baik kampus, juga akan menerima beasiswa dari kampus.

“Di IAIN Palu, ada beasiswa internal dan beasiswa eksternal, yang dari eksternal biasanya persyaratanya hampir sama semua, yakni prasejahtera dan berprestasi, dan untuk internal persyaratanya memiliki prestasi kekhususan, ini berlaku baik yang presejahtera maupun yang memiliki kemampuan ekonomi,” jelas Sagaf S Pettalongi.

Mahasiswa IAIN Palu sendiri kata Sagaf, sebagaian besar berasal dari keluarga prasejahtera, hanya sebagian kecil saja yang berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang kemampuan ekonomi.
 
Bagi Sagaf, begitulah seharusnya pendidikan ada supsidi silang, yang kaya membayarkan SPP secara utuh, dan yang prasejahtera membayar SPP sesuai kemampuan, bahkan yang memungkinkan akan diberi beasiswa. 


Editor: M Yusuf Bj

Tags: