Saturday, 16 December, 2017 - 03:30

Ibu Rumah Tangga Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

ILUSTRASI - Harga cabai naik, pemerintah tidak berkutik. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Sejumlah ibu rumah tangga di Palu, Sulawesi Tengah keluhkan kenaikan harga cabai di pasaran yang semakin tidak terkendalikan dalam sepekan terakhir ini.

"Harga cabai di pasar-pasar selama beberapa hari ini terus bergerak naik cukup tajam," kata Ny Marli Cahyadi, ibu rumah tangga di Jalan Kancil, Palu, Senin (1/12/2014).

Ia mengemukakan dalam sepekan ini, harga cabai naik beberapa kali. Sebelumnya, harga cabai paling tinggi di tingkat pengecer Rp25 ribu per kg. Sepekan menjelang kenaikan harga BBM subsidi, harga naik menjadi Rp45 ribu per kg.

Sehari setelah kenaikan harga BBM, harga cabai di pasaran Kota Palu kembali naik menjadi Rp70 ribu per kg dan kini naik lagi mencapai Rp120 ribu per kg.

Keluhan senada juga disampaikan Ny Soilin, warga Jalan Lembu, Kecamatan Palu Selatan itu mengatakan kenaikan harga cabai lebih dikarenakan stok kurang dan permintaan meningkat.

Berkurangnya stok cabai di pasar-pasar memicu harga komoditas tersebut melonjak tajam.

Kondisi ini diperparah, katanya, dengan banyak pedagang di Palu yang membeli cabai dari petani, lalu menjual ke luar kota antara lain Gorontalo, Kalimantan dan Jawa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan menjual di Palu.

"Kondisi ini yang menyebabkan harga cabai di Palu terus melangit," katanya.

Padahal, Kota Palu dikeliling sentra produksi cabai seperti Kabupaten Sigi, Poso, Donggala dan Parigi Moutong.

Produksi petani cabai di Kabupaten Moutong lebih banyak dijual ke Gorontalo sedangkan untuk cabai di Kabupaten Sigi dan Poso banyak dijual ke Kalimantan dan Jawa.


Sumber : Antara

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.