Friday, 18 August, 2017 - 09:22

Idiljan: Jangan Segan Tindak Agen Gas Elpiji Nakal

Idiljan Djanggola. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Palu Idiljan Djanggola meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui tim yang telah dibentuknya mendata kembali secara detail nama dan alamat agen-agen resmi penjualan tabung gas 3 kg di Kota Palu.

“Kalau bisa dengan nomor telepon agennya dicatat. Supaya  pengawasan di tingkat agen lebih mudah dilakukan,” sarannya.
 
Kata dia, pengawasan penjualan gas ukuran 3 kg di agen sangat perlu diperketat, untuk mencegah  terjadinya penjualan atau penyaluran gas ukuran 3 kg yang salah alamat atau salah sasaran.

“Tabung gas 3 kg yang berhak menikmatinya itu adalah masyarakat yang kurang mampu. Oleh karena itu, ini tugas dan tanggungjawab Pemerintah Kota Palu menjamin gas 3 Kg yang di subsidi pemerintah ini memang digunakan betul-betul  masyarakat miskin,” tegas Idiljan.
 
Lanjutnya, Pemkot jangan segan atau takut menindak tegas agen nakal di Kota Palu yang terbukti memperjualbelikan tabung gas 3 kg ke pihak-pihak selain masyarakat miskin.

Kata dia, tindakan tegas dengan pemberian sanksi keras tentu akan memberikan efek jera bagi agen nakal.

“Itu juga merupakan pembelajaran bagi agen lainnya untuk tidak melakukan tindakan seperti itu."

Menurutnya, bagi masyarakat yang membeli tabung gas 3 kg di agen sebaiknya menyertakan KTP dan kartu keterangan miskin.

“Hal ini tentu jika diterapkan Pemkot bisa dipastikan kalau penjualan tabung gas 3 kg di agen betul-betul tepat sasaran yaitu masyarakat miskin,” ujar Idiljan.

Sebelumnya, Pemkot Palu mengeluarkan surat edaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu untuk tidak menggunakan  tabung gas ukuran 3 kg.

Kelangkaan tabung gas 3 Kg di Kota Palu dan sejumlah daerah lainya di Sulteng yang sempat terjadi penyebabnya adalah penyalurannya yang tidak tepat sasaran.


Editor : M Yusuf BJ

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.