Monday, 29 May, 2017 - 08:04

Inflasi Kota Palu 0,63 Persen Selama Juni 2016

ILUSTRASI - Inflasi. (Grafis : Google)

Palu, Metrosulawesi.com - Dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, selama Juni 2016, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,63 persen yang dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran yakni transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (2,03 persen), kesehatan (0,92 persen), perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,63 persen), makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,60 persen), serta sandang (0,28 persen).

Sedangkan penurunan indeks harga terjadi pada kelompok pengeluaran bahan makanan serta kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi, dan olahraga masing-masing sebesar 0,39 persen dan 0,04 persen. Pada bulan yang sama, laju inflasi tahun kalender 2016 tercatat sebesar 0,25persen.

Sementaraitu, inflasi year on yearsebesar 4,21persen. Kenaikan indeks year on yeartertinggi terjadi pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 7,91 persen, sedangkan yang terendah terjadi pada kelompok pengeluaran sandang sebesar 0,37 persen.

Inflasi Kota Palu selama Juni 2016 berasal dari andil utama kelompok pengeluaran transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,373 persen), perumahan, air, listrik. 

Dari 82 kota pantauan IHK nasional seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 2,14 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,10 persen. Kota Palu menempatiurutan ke-13 inflasi. 

Kenaikan indeks harga yang terjadi pada kelompok pengeluaran transport, komunikasi, dan jasa di Kota Palu terbiang  tertinggi di Kawasan Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua) dan ke-50 secara nasional.  Sedangkan penurunan indeks harga terjadi pada kelompok pengeluaran bahan makanan serta kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi, dan olahraga masing-masing sebesar 0,39 persen.

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.