Sunday, 25 February, 2018 - 01:44

Inilah 10 Program Internasionalisasi Untad

Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu, Prof Dr Muhammad Basir Cyio. (Sumber foto : metrosulteng.com)

Palu, Metrosulteng.com - Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu, Prof Dr Muhammad Basir Cyio menyebutkan 10 program unggulan untuk mewujudkan program internasionalisasi di setiap fakultas.

Adapun program tersebut yaitu, menyelenggarakan kuliah dengan pengantar bahasa Inggris sebagai embrio kelas internasional. Mendesain prodi yang akan menyelenggatakan program "doubel degree" dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Selanjutnya, meningkatkan kemampuan multimedia dan bahasa Inggris bagi dosen, pegawai administrasi dan mahasiswa. Mengupayakan hadirnya mahasiswa asing, minimal dimulai dari sesama anggota negara ASEAN. Meningkatkan kemampuan soft skill bagi mahasiswa di samping hard skill yang menunjang keterampilan mereka dalam melakukan tugas pengabdian pada masanya.

Meningkatkan penerapan teknologi informasi di berbagai bidang untuk meningkatkan mutu layanan dan lulus serta stakeholrders lainnya. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan kampus agar kampus kita menjadi sumber inspirasi sesuai mottonya sebagai "Gate of Inspiration". Mengembangkan laboratorium untuk kegiatan riset dosen agar melahirkan hasil penelitian yang berpotensi terbitkan sebagai aryikel berskala Internasional.

Meningkatkan kualitas mahasiswa dengan memperbanyak promosi dan menggandeng berbagai instansi sebagai tempat PKL. Melengkapi sarana perkuliahan dan sarana kegiatan kemahasiswaan agar tujuan pendidikan bisa diwujudkan dengan baik.

"Program unggulan ke depan hendaknya memikirkan hal-hal yang ada kaitan, pun ada relevansinya dengan matra yang mengarah pada 10 program itu," kata Basir Cyio pada pembukaan Dies Natalis, Senin (18/8/2014).

Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.