Thursday, 20 September, 2018 - 20:31

Inspektorat Sigi Minta Pejabat Jujur Soal LHKPN 2018

Moh Ridwan. (Foto: Firmansyah/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.com – Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sigi, Ir H Moh Ridwan Msi, menegaskan, pejabat eselon II dan III di Lingkup Pemda Sigi, tidak jujur memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2018 akan menanggung risikonya sendiri.

Moh Ridwan, yang ditemui wartawan mengatakan, tujuan dari pada LHKPN adalah menciptakan sebuah ketenangan bagi pemilik kekayaan.

“Toh jika ada person (oknum pejabat) mau bermain-main tidak objektif alias tidak jujur pada LHKPN 2018. Maka risiko harta kekayaan disembunyikan itu akan dipertanggungjawabkan sendiri pada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” ungkapnya.

Pejabat senior di lingkup Pemda Sigi ini, menambahkan, sistem aplikasi KPK melalui LHKPN ini memantau seluruh pejabat daerah. Sehingga tiap tahun diadakan untuk memantau perubahan harta yang berkurang dan bertambah.

“Harta diperoleh 2018 nanti maksimal dilaporkan lagi paling lambat Maret 2019. Kecuali pejabat yang bergeser jabatan, maka satu bulan setelah lengser dari jabatan wajib laporkan aset yang dimiliki,” terangnya.

Menurutnya, sungguh hebat yang menciptakan aplikasi LHKPN itu. Karena motto dari LHKPN itu sendiri menciptakan kejujuran. Namun posisi Inspektorat tidak melilit pada fasilitas pribadi pejabat bersangkutan.

“Hanya saja mereka (Kepala OPD) dituntut kepatuhan saja untuk melaporkan harta kekayaanya. Selebihnya tugas dari KPK RI yang menindaklanjuti,” pungkasnya.


Editor: Syamsu Rizal

Tags: 

Berita Terkait