Thursday, 20 September, 2018 - 02:31

Irwan: Tidak Ada Siswa Menganggur

Irwan Lahace. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA tahun ajaran 2018/2019 di Sulawesi Tengah telah usai, sejumlah SMA telah mengumumkan peserta didik baru untuk diterima di sekolahnya dalam hal menempuh pembelajaran selama tiga tahun di baku sekolah.  

Dalam pengumuman PPDB pasti ada siswa yang tidak lulus dan ada yang lulus, hal itu dikarenakan kebijakan sekolah tentang penerapan PPDB yang mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuayaan Provinsi Sulteng Irwan Lahace mengungkapkan, pada PPDB tahun ini semua siswa dapat di terima, dan tidak ada siswa yang menganggur.

“Yang penting kapasitas kelas di sekolah masih bisa menampung siswa, maka sekolah dipersilahkan menerima siswa sesuai kouta yang ada,” kata Irwan saat dihubunggi Metrosulawesi, melalui ponselnya, Minggu, 1 Juli 2018.

Irwan mengatakan ada beberapa mekanisme penerapan PPDB, yakni melalui jalur prestasi, pertimbangan kemanusian. Mengenai sistem zonasi PPDB, Irwan mengaku hal itu ditentukan oleh sekolah masing-masing.

“Saya juga sudah menegaskan kepada kepala sekolah, agar mengutamakan menerima siswa yang rumahnya berdekatan dengan sekolah. Jika siswa yang rumahnya bedekatan dengan sekolah kemudian tidak diterima, pasti kepseknya tidak betul mengatur PPDB,” imbuhnya. 

Kata dia, tidak diterapkannya sistem zonasi pada tingkat SMA/SMK disebabkan karena pemerataan guru belum maksimal. Perlu diketahui bahwa guru bahasa Inggris di kota Palu sudah sangat banyak, dan yang disayangkan guru bahasa Indonesia minim. 

“Ini saya lihat terbalik, guru bahasa Inggris yang banyak dari pada guru bahasa Indonesia. Olehnya itu, kami berencana dalam waktu dekat akan mengadakan pergeseran guru. Olehnya kami telah melakukan pemetaan, sehingga tinggal menunggu proses selanjutnya,” jelasnya. 

 

Editor: M Yusuf Bj