Sunday, 25 June, 2017 - 03:09

Jadi Bandar Sabu, Oknum Polisi Ditembak

BANDAR NARKOBA - Seorang oknum anggota Polres Tojo Unauna (Touna) bersama rekannya yang ditangkap terlibat kasus narkoba saat konferensi pers di kantor BNNP Sulteng, Jumat 9 Juni 2017. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Seorang oknum anggota Polres Tojo Unauna (Touna) bersama rekannya berinisial IN alias IR, akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh Tim BNN Kabupaten Touna yang bekerjasama dengan BNNP Sulawesi Tengah.

Oknum polisi berpangkat Brigadir berinisial SB alias IB ini, diduga menjadi bandar sabu bersama rekannya. Dia terpaksa dilumpuhkan karena berusaha kabur saat ditangkap aparat.

Dari tangan tersangka, petugas juga menyita 18 gram sabu-sabu dan sejumlah uang hasil transaksi.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah (BNNP) Sulteng, Brigjen Pol Tagam Sinaga saat konfresi pers di kantor BNNP Sulteng, Jumat 6 Juni 2017 menjelaskan, penangkapan Brigadir SB alais IB, sekitar pukul 09.00 Wita, Senin 5 Juni 2017 lalu, bermula dari laporan warga Kota Ampana, Kabupaten Tojo Unauna, yang merasa resah soal maraknya peredaran sabu-sabu di kota itu dan ironisnya diduga melibatkan oknum Polisi. Tim gabungan BNN Kabupaten Tojo Unauna dibantu BNNP Sulteng pun melakukan penyelidikan.

“Hasilnya petugas mengendus salah seorang yang diduga menjadi bandar IN aliis IR. Tersangka pun tidak melakukan perlawanan saat ditangkap dan dari tangannya ditemukan uang hasil transaksi serta sabu,” tambahnya.

Brigjen Pol Tagam juga mengatakan, saat diinterogasi tersangka mengaku, barang haram itu diperoleh dari salah seorang anggota Polisi bernisial SB slias IB. Tim gabungan yang terdiri dari Tim Berantas BNN kabupaten Touna, Buser Polres Touna, Provost Polres Touna, Sat narkoba Polres Touna dan tim dari BNNP Sulteng pun langsung bergerak menuju tempat persembunyian tersangka. Saat petugas berusaha menyergap dan melakukan penangkapan, kedua tersangka tersebut berusaha kabur.
 
“Petugas melepaskan tembakan peringatan namun tidak diindahkan. Sehingga keduanya terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditembak di bagian betis,” ungkapnya.

Setelah diperiksa di Mapolres Touna,kedua bandar sabu itu kemudian dibawa menuju kantor BNNP Sulteng, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari tangan tersangka, petugas menyita 18 gram sabu siap jual dan sejumlah uang hasil transaksi. Akibat perbuatannya tersebut, Brigadir  SB alias IB, tidak hanya terancam hukuman penjara, tapi juga terancam dipecat dari kesatuannya sebagai anggota Polri,” tegasnya.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.