Saturday, 25 November, 2017 - 04:29

Jaga Hati Demi Si Buah Hati

     Hepatitis C merupakan peradangan pada hati. Penyebab hepatitis bervariasi, salah satunya disebabkan oleh virus hepatitis C. seseorang dapat terinfeksi virus hepatitis C melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari pasien yang sudah terinfeksi. Pada masa kehamilan, seorang ibu dengan hepatitis C beresiko menularkan virus tersebut kepada bayi. Saat ini belum ditemukan cara pencegahan penularan hepatitis C kepada bayi.

Seseorang yang terinfeksi hepatitis C umumnya tidak mengetahui bahwa mereka terinfeksi, karena infeksi hepatitis C tidak memiliki tanda dan gejala khusus yang muncul dan dirasakan oleh seseorang. Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi atau tidak diperlukan pemeriksaan khusus. Pemeriksaan pertama kali untuk mengetahui apakah seseorang memiliki antibodi terhadap virus hepatitis C adalah melalui pemeriksaan Anti-HCV.

Pemeriksaan ini juga dianjurkan bagi ibu hamil, untuk mengetahui apakah ada kemungkinan terinfeksi hepatitis C, karena ibu hamil yang terinfeksi hepatitis C memungkinkan menularkan virus hepatitis kepada buah hati.

Hepatitis dapat disembuhkan. Sekitar 1 dari 5 bayi akan sembuh tanpa pengobatan, tetapi yang lainnya akan menjadi carrier. Anak-anak yang terinfeksi hepatitis C harus melakukan konsultasi dengan dokter secara teratur dan melakukan pemeriksaan darah. Kebanyakan tidak membutuhkan obat, tetapi beberapa akan diterapi dengan obat antivirus untuk menghilangkan virus, mencegah kerusakan hati (sirosis) yang lebih parah atau kanker hati.

Pada ibu hamil, kemungkinan janin tertular virus hepatitis C sangat tinggi. Oleh karena itu, bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus hepatitis C perlu melakukan pemeriksan hepatitis pada usia bayi 8-12 minggu. Saat ini belum tersedia vaksin untuk melindungi diri kita dari hepatitis C. menghindari perilaku tertentu adalah satu-satunya jalan untuk mencegah infeksi.

Lakukan pencegahan sejak dini. Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi laboratorium klinik Prodia, Jl. S. Parman No. 16, Palu(0451-451639, WA/SMS 0822 9167 2222).(Adv/Ikl)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.