Monday, 24 April, 2017 - 21:22

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Jalan Jokowi Menuju RI I Belum Mulus

Joko Widodo. (Foto : ceritamu.com)

Jakarta, Metrosulteng.com - Setelah drama gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) berakhir dengan putusan MK menolak segala gugatan Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kubu koalisi merah putih belum menyerah dengan kembali melayangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Seperti diberitakan Metrotvnews.com. PTUN menunda sidang pembacaan putusan terkait izin pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sidang pembacaan putusan sedianya dilakukan hari ini, Rabu (27/8/2014).

"Saya minta ditunda minggu depan, karena saya sedang berhalangan. Pihak KPU juga sedang berhalangan," kata Tim Aliansi Advokat Merah Putih, Tonin Tachta Singarimbun di Jakarta, Rabu (27/8/2014).

Tonin mengaku telah mengirimkan surat kepada PTUN terkait penundaan. Tonin berhalangan hadir karena sedang di luar kota untuk urusan keluarga.

"Saya sudah kirim surat, selanjutnya terserah hakim menentukan jadwalnya apakah tanggal 1 atau tanggal 2? Yang pasti minggu depan," kata dia.

Tonin menjelaskan, gugatan yang disampaikannya tidak berhubungan dengan kubu Prabowo-Hatta. Dirinya melapor sebagai masyarakat yang menganggap pencapresan Jokowi tidak sah.

"Saya tanggal 9 sudah di PTUN, saya melaporkan sebagai masyarakat, sebelumnya sudah saya laporkan ke Bawaslu, karena tidak puas maka saya laporkan ke PTUN," kata dia.(***)

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.