Monday, 28 May, 2018 - 03:23

Jalan Poso-Napu Rusak Parah, Pemprov dan Pemkab Diminta Turun Tangan

JALAN RUSAK - Mobil pengangkut sayur terbalik di pendakian Petondongia Napu. (Foto: Ist)

Poso, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kecamatan di wilayah Lore Timur mengeluhkan kondisi kerusakan jalan trans Sulawesi tepatnya di jalur Poso- Napu Kecamatan Pamona Timur. Rusaknya jalan ditambah dengan jumlah pendakian yang cukup terjal dengan jarak tempuh sekitar 125 kilometer tersebut, kini harus dilalui kendaraan dengan waktu 5 jam. Sebelumnya hanya  memakan waktu 3 jam perjalanan.

Informasi yang dihimpun dari laporan warga beberapa titik yang mengalami kerusakan, lokasi terparah berada di titik pendakian Petondongia, Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur.

Di lokasi tersebut, selain pendakian tanjakan yang cukup terjal dan panjang, beberapa kerusakan jalan lubang mengaga mengakibatkan kendaraan harus rela mengantri sebelum melintas.

Camat Pamona Timur, Jerry Gembu yang dikonfirmasi mengatakan, kondisi jalan rusak yang ada di jalur trans Poso - Napu tersebut sudah berlangsung lama. Menurutnya, selain faktor cuaca hujan yang terus terjadi, bantuan anggaran untuk perbaikan atau pemeliharaan dari provinsi tidak maksimal.

“Kondisi jalan rusak seperti ini sudah cukup lama, khusus dipendakian Petondongia akibat kerusakan jalan disertai tanjakan sudah banyak mobil yang terjungkir celaka,” ungkap Camat Jerry, Kamis 18 Januari 2018.

Kata Jerry, dirinya menjabat sebagai Camat Pamona Timur selama 2 tahun terakhir sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan jalan dari Dinas Provinsi, khususnya untuk perbaikan jalan trans Poso-Napu.

Dijelaskannya, jalur trans Poso-Napu yang saat ini dalam rusak berat tersebut merupakan akses satu-satunya bagi para pedagang sayur untuk mengangkut hasil tani mereka ke Pasar Poso hingga ke kota Palu.

“Kalau jalanan rusak seperti ini,secara otomatis ikut berpengaruh kepada harga sayur mayur, bahkan terkadang mobil sayur banyak bermalam dijalan akibat mobil mereka tertanam lumpur atau terhalang longsoran,” tuturnya.

Pemerintah Kecamatan Lore Timur sendiri mengakui, perbaikan jalan antara jalur Poso-Napu terakhir dilakukan oleh dinas PU Provinsi pada tahun 2008 silam.

Pemerintah Kecamatan berharap baik Pemda Poso atau Pemprov segera turun tangan untuk memperhatikan kondisi jalan yang selama ini menjadi jalur satu-satunya bagi warga Napu untuk mengangkut dan menjual hasil kebun mereka yang selama ini menjadi mata pencarian.
 
 
Editor: Syamsu Rizal