Sunday, 22 July, 2018 - 12:54

Jaringan Normal, Buat e-KTP Bisa Sejam

Abd Haris Yatolembah. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Presiden Joko Widodo meminta pelayanan pembuatan e-KTP berlangsung maksimal satu jam. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sulteng, Abd Haris Yatolembah mengatakan, sepanjang koneksi jaringan internet dalam kondisi stabil terhubung ke server pusat, dipastikan pembuatan e-KTP bisa tercetak dalam waktu sejam.

“Yang menentukan pembuatan e-KTP jaringan. Kalau jaringan bagus, biar 10 e-KTP bisa dicetak dalam waktu sejam,” ujar Haris kepada Metrosulawesi, Kamis, 5 April 2018.

Dia menerangkan, dalam membuat e-KTP antara pemohon baru dan pencetakan ulang membutuhkan durasi yang berbeda. Masyarakat selaku pemohon baru yang akan memiliki e-KTP harus melakukan perekaman terlebih dahulu.

Data yang direkam tersebut harus dikirim ke server pusat untuk dilakukan pemeriksaan mengantisipasi data ganda. Ditahapan inilah koneksi internet sangat menentukan sebelum akhirnya e-KTP bisa dicetak.

Sementara bagi yang ingin mencetak ulang dikarenakan kerusakan fisik e-KTP atau disebabkan kehilangan, tidak perlu lagi melakukan perekaman. Meski begitu, tetap ditentukan koneksi jaringan server karena data masyarakat selaku pemohon tersimpan di server database di Gedung Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.

Olehnya Haris menegaskan kembali bagi masyarakat yang dalam posisi hanya mencetak ulang, tidak harus membutuhkan waktu lama sepanjang koneksi internet terhubung stabil ke server tersebut.

Namun demikian kata dia, selain ditentukan koneksi jaringan, hal itu bisa terwujud apabila alat pencetak e-KTP dan blanko dalam posisi baik dan tersedia. Selain itu, bedasarkan informasi yang diterima Haris, biasanya pembuatan atau pencetakan e-KTP terkendala ribbon. Ribbon merupakan tinta khusus yang digunakan untuk mencetak e-KTP.

“Informasi yang saya terima dari kabupaten/kota mereka biasanya juga terkendala ribbon. Kalau kami di Disdukcapil provinsi-kan tidak ada pelayanan pencetakan e-KTP,” tutur Haris.

Haris mengungkapkan, untuk stok blanko saat ini dalam posisi cukup di semua kabupaten/kota. Belum lama ini Sulteng mendapat penambahan stok blanko sebanyak 64 ribu keping. Sebagian besar stok blanko tersebut telah diambil perwakilan masing-masing Disdukcapil kabupaten/kota.

“Intinya kami di daerah siap menyahuti permintaan pak Presiden, tapi dengan catatan koneksi jaringan bagus, alat-alat dan ribbon tersedia,” tandas Haris.


Editor: M Yusuf Bj