Friday, 21 July, 2017 - 18:59

Jasa Raharja Bayarkan Rp50 Juta Kepada Ahli Waris Korban Tabrak Mobnas Bupati

Penanggung Jawab KPJR Luwuk, Nano Sutikno saat mendata korban tabrakan Mobnas Bupati di RSUD Banggai, Senin, 5 Juni 2017. (Foto : Humas JR Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.com - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulteng membayarkan santunan korban kecelakaan lalu lintas atas insiden tabrakan Mobil dinas (Mobnas) Bupati Banggai rombongan Safari Ramadan Gurbernur Sulteng pada Senin, 5 Juni 2017.

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan Mobnas bupati tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor bernama Dolly Wanti Nia tewas di TKP yaitu di Jalan Trans Sulawesi Desa Mendono, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai. Sementara korban lain selaku pemboceng bernama Julian Berri Yunior mengalami luka-luka.

Atas meninggalnya Dolly Wanti Nia, Jasa Raharja Sulteng membayarkan santunan sebesar Rp50 juta yang diterima Smith YR Tapa, suami korban selaku ahli waris, Selasa, 6 Juni 2017. Dalam proses pengumpulan data-data korban, kronologis peristiwa dan ahli waris selaku penerima santunan dilakukan melalui Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Luwuk, Nano Sutikno.

Nano Sutikno langsung sigap menuju RSUD Banggai mengumpulkan data korban, baik yang meninggal maupun luka-luka setelah mendapat kabar atas peristiwa naas itu. Khusus korban luka, Julian Berri Yunior, Jasa Raharja memberikan jaminan biaya perawatan (Guarantee Letter) dan pengobatan sebesar Rp20 juta.

Besaran nominal santunan itu sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.16/PMK.010/2017 tertanggal 13 Februari 2017 yang berlaku sejak 1 Juni 2017. Melalui PMK itu santunan korban meninggal dunia ditetapkan Rp50 juta, cacat tetap (maksimal) Rp50 juta dan biaya perawatan (maksimal) Rp20 juta.

Didalam PMK juga diamanatkan manfaat tambahan baru biaya P3K sebesar Rp1 juta, pengganti biaya ambulans Rp500 ribu, dan terakhir untuk korban meninggal yang tidak ada ahli waris sebagai biaya pengganti penguburan diberikan Rp4 juta.

Kepala Cabang Jasa Raharja Sulteng Amirudin Zein mengatakan santunan yang diberikan bertujuan meringankan beban keluarga meskipun pada hakikatnya nyawa seseorang tidak bisa ternilai dengan apapun.

“Pada dasarnya Jasa Raharja selaku salah satu BUMN yang mendapat penugasan dari pemerintah terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ada di daerah-daerah, tidak terkecuali di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya Amiruddin.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.