Tuesday, 21 November, 2017 - 14:49

Jasa Raharja Sulteng- RSU Sis Aljufri Jalin Kerjasama

Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Amiruddin Zein dan Direktur Rumah Sakit Umum Sis Al - Jufri Dr. Syahrir Abdul Rasyid usai menandatangani MoU penanganan pasien korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Aula Rumah Sakit Umum Sis Al – Jufri, Rabu, 19 Juli 2017. (Foto : Humas JR Sulteng)

Palu,  Metrosulawesi.com - PT  Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tengah dan Rumah Sakit Umum Sis Al - Jufri Palu menandatangani perjanjian kerjasama atau Memorandum Of Understanding (MOU) dalam penanganan pasien korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Penandatanganan MOU itu dilakukan Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Amiruddin Zein dan Direktur Rumah Sakit Umum Sis Al - Jufri Dr. Syahrir Abdul Rasyid di Aula Rumah Sakit Umum Sis Al – Jufri, Rabu, 19 Juli 2017.

Dalam kesempatan itu, Amiruddin mengungkapkan sesuai dengan amanat UU nomor 33 dan 34 tahun 1964, PT Jasa Raharja mendapatkan tugas memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas maupun alat angkutan umum .

“Lewat kerjasama ini, pihak Rumah Sakit Sis Al - Jufri akan memberikan pelayanan dan penanganan medis pertolongan pertama kepada setiap pasien korban Lakalantas. Dengan adanya kerjassama ini petugas medis atau dokter di rumah sakit tidak perlu ragu lagi soal pembiayaan pasien Lakalantas, karena akan ditanggung oleh PT Jasa Raharja.

Kata dia, pertolongan kepada korban lakalantas akan ditangani oleh RSU Sis Aljufri hingga ke tahap perawatan.

“Jadi masyarakat yang menjadi korban Lakalantas dapat terlayani secara medis. Pertolongan pertama itu dilakukan pihak rumah sakit, sampai tingkat perawatan. Secara teknis petugas atau dokter di rumah sakit akan menyampaikan informasi ke Jasa Raharja untuk mendapatkan kepastian mengenai penjaminan biaya rawatan korban, dan kami akan segera menerbitkan guarantee letter (Surat jaminan),” ungkap Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Sulawesi Tengah Amiruddin Zein.

Ia menyatakan dengan kerjasama ini diharapkan pihak rumah sakit dapat bertindak cepat secara medis kepada pasien korban Lakalantas, sehingga dapat mencegah resiko yang tidak diinginkan. Menurutnya, petugas di rumah sakit sering kali ragu dalam mengambil tindakan kepada pasien korban Lakalantas yang dirujuk, terutama siapa yang akan menjadi jaminan.

“Kondisi ini bisa memperburuk kondisi pasien tersebut. Dengan kerjasama ini semua menjadi jelas, setiap pasien korban Lakalantas yang dirawat sesuai ketentuan akan dibayar PT Jasa Raharja,” kata Amir

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Sis Al – Jufri PaluDr. Syahrir Abdul Rasyid mengucapkan terima kasih atas perhatian PT Jasa Raharja sehingga MoU ini dapat terlaksana.

Ia menegaskan dengan kerjasama ini, pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien korban Lakalantas.

“Dengan kerjasama ini memberikan kepastian kepada kami, pelayanan pasien korban Lakalantas dibiayai oleh PT Jasa Raharja, sehingga kami akan memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Dalam penandatanganan kerjasama ini, Kepala Cabang Amiruddin Zein juga memberikan sosialisasi kepada petugas medis dan dokter mengenai kriteria korban yang mendapat santunan dari Jasa Raharja.

Diantaranya, korban saling tabrakan dua kendaraan, baik sepeda motor maupun roda empat, penumpang korban kecelakaan kendaraan umum, dan warga yang menjadi korban tabrakan kendaraan. Sementara untuk korban laka tunggal tidak dalam lingkup jaminan PT Jasa Raharja.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.