Thursday, 23 November, 2017 - 18:54

Jatah Lenyap, 25 Guru Kontrak di Pedalaman Morut Mengadu ke DPRD

Para Guru kontrak di pedalaman Morut menemui anggota DPRD. (Foto : Alekson W/ Metrosulawesi)

Kolonodale, Metrosulawesi.com – Sekitar 25 guru kontrak atau guru honorer daerah yang ada di pedalaman Kabupaten Morowali Utara, mendatangi gedung DPRD. Mereka diterima oleh ketua komisi I DPRD, Irsad Mogelea dan sekretaris Melki Tangkidi bersama 5 anggota lainnya.

Para Guru honorer yang telah mengabdi dari 3 sampai 24 tahun, disejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama itu mempertanyakan nasib mereka yang setelah pengumuman tidak lolos dari 204 guru kontrak yang diterima tahun ini dan posisi mereka telah terisi oleh guru kontrak yang dari luar Morowali Utara.

Legislator dari partai Gerindra ini menegaskan, bahwa Pemda Morowali Utara membutuhkan 500 guru kontrak, sesuai visi dan misi Bupati.

Dimana khusus dibidang pendidikan, Pemda tidak lagi membangun sarana Pendidikan, tetapi dana itu digunakan untuk membiayai guru-guru kontrak yang pengangkatannya secara bertahap.

"Dimana yang belum terakomodir akan diseleksi pada tahap II, ditampung dalam perubahan anggaran tahun ini," tegas Irsad Mogelea.

Dia minta para guru kontrak tetap laksanakan tugas seperti biasa, gaji kalian tetap akandi bayar.

"Jika tidak dibayar sampaikan ke kami, akan diupayakan semua terselesaikan, karena tahun ini Pemda baru dapat menyediakan dana sebanyak 204 orang guru kontrak," tambahnya.

Namun sisanya akan diupayakan pada anggaran perubahan oleh Bupati, akanm empercepat sekitar bulan Juli sudah dibahas dalam rapat paripurna setempat.

Elpira Tobigo mewakili guru kontrak di SDN Inpres Tiu yang sudah 10 tahun mengabdi disekolah itu mengungkapkan, dalam seleksi yang diikuti 655 sarjana pendidikan, diambil nilai tertinggi.

"Hingga sampai 204 orang tanpa memperhitungkan pengabdian seseorang, namun mereka lega setelah dapat bertemu dengan para wakil-wakil rakyat, yang siap memperjuangkan nasib mereka, kedepan," ujar Elpira Tobigo.

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.