Thursday, 16 August, 2018 - 20:12

Jelang Idul Adha, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Terlihat salah satu pedagang menunggu pembeli di pasar Bambaru Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Menjelang hari raya Idul Adha, 22 Agustus mendatang, harga kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan. Seperti beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir serta kebutuhan lainnya.

Salah satu pedagang di pasar Bambaru, Abdul Gani mengatakan sebelumnya harga tomat berkisar Rp10 ribu per kilogram, kini menjadi Rp12 ribu per kilogram. Sebaliknya, cabai turun dari Rp35 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram. 

“Harga telur dijual eceran Rp 2 ribu persatu butir, telur yang ukuran sedang dijual Rp5 ribu pertiga butir, harga per rak telur Rp 48 ribu sampai Rp53 ribu. Tergantung biasanya faktor cuaca, mahalnya harga pakan ternak dan ongkos pengiriman,” katanya, Selasa (7/8).

Dia juga mengungkapkan untuk harga bawang merah dan bawang putih tetap stabil dikisaran Rp30 ribu sampai Rp32 ribu rupiah perkilo tergantung kualitasnya. Sedangkan, harga beras di pasaran sekitar Rp8 ribu perliter.

“Harga beras per 1 karung ukuran 50 kilogram Rp475 ribu sampai Rp 500 ribu tergantung jenis berasnya. Kalau diambil dari tingkat pengepul beras turun sekitar Rp450 ribu,” ungkapnya.

Lanjut dia, untuk harga gula pasir yang dijualnya sekitar Rp12 ribu perkilo. Sedangkan, tepung kemasan merek segita biru sekitar Rp 10 ribu perkiogram dan merek kompas Rp9 ribu perkilo. 

“Minyak goreng dijualkan ada yang Rp13 sampai Rp15 ribu tergantung jenis mereknya. kalau untuk tepung timbang  sekitar Rp6.500 perkilogram harga eceran,” ujarnya.

Dia berharap kepada pemerintah terkait naiknya sebagian harga kebutuhan bahan pokok di Kota Palu. seharusnya semuanya komoditas harga dipasar harus stabil jangan ada yang naik.

“Saya harap pemerintah bisa turun tangan dalam mongontrol dan mengawasi harga pasar. Sehingga hal ini tidak akan berpengaruh pada harga – harga komoditas maupun harga barang yang lain,” harapnya. 

 

Editor: Pataruddin