Saturday, 29 April, 2017 - 21:55

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Jelang Kejuaraan Karateka Danrem Cup, Panitia Seleksi Wasit

FOTO BERSAMA - Wasit yang akan bertugas pada kejuaraan karateka Danrem Cup foto bersama di sela-sela penataran, Rabu 14 Desember 2016. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Untuk menyukseskan perhelatan kejuaraan terbuka karate Danrem Cup, para wasit atau juri yang akan memimpin setiap pertarungan nantinya merupakan wasit-wasit pilihan dan memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan oleh Dewan Wasit Nasional Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate Indonesia (PB Forki). Puluhan wasit atau juri, akan menjadi penentu pada iven yang akan diikuti ratusan atlet karateka se-Nusantara tersebut.

Untuk memastikan kelayakan, seluruh wasit atau juri karate yang dimiliki pengurus daerah (Pengda) Forki Sulawesi Tengah maupun perguruan karate di Sulawesi Tengah mengikuti penataran, refreshing, serta ujian wasit atau juri yang dilakukan panitia kejuaraan karate Danrem 132 Tadulako, Rabu (14) hingga kamis 15 Desember 2016 hari ini.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan serta wajib diikuti. Dewan Wasit Nasional PB FORKI, Ki Yani Mahdi, menjadi pemateri selama dua hari penuh.

"Bagi mereka yang kami nilai tidak layak memimpin pertandingan, tidak akan kami luluskan. Hal ini penting agar kualitas kejuaraan ini terjaga,” kata dia.

Saat membuka pelaksanaan kegiatan di Gedung Manggala Sakti Korem 132 Tadulako, ketua panitia Letkol CPM Indra Jaya berharap kegiatan ini mampu menyatukan dan menyeragamkan visi serta cara pandang wasit atau juri dalam mengambil keputusan dilapangan.

"Agar keputusan tersebut nantinya tidak menjadi kontroversial yang berakibat kemenangan atlet yang mestinya diraih namun terenggut oleh keputusan wasit juri yang tidak obyektif," harapnya.

Dengan demikian, tambahnya, keputusan-keputusan yang diambil di lapangan tidak mencederai keringat dan upaya serta usaha para atlet.

Sementara itu, wasit yang jadi peserta dijadwalkan melakukan ujian tulis dan ujian praktek pada Kamis 15 Desember 2016 hari ini.

Para wasit tersebut berasal dari berbagai daerah se-Sulawesi Tengah, baik dari Kabupaten Toli-toli, Luwuk, Parigi Moutong, Morowali Utara, Donggala, Sigi serta kota Palu.

Sementara itu, turut meramaikan kejuaraan tersebut, Brimobda Polda Sulawesi Utara (Sultra) juga mengirimkan 7 karateka dalam kejuaraan ini, 5 diantaranya bertanding di nomor khusus TNI/Polri, sementara 2 lainnya di kelompok umum. Dari nama-nama yang didaftarkan, salah satunya merupakan karateka yang pernah menjuarai Piala KSAD dan juga memperkuat tim PON Sultra.

Tidak hanya dari provinsi tetangga, atlet dari berbagai provinsi se-Indonesia akan berlaga di kejuaraan terbuka yang akan mulai dihelat pada 16-18 Desember 2016 tersebut. Hingga petang kemarin, sudah terdaftar sebanyak 263 atlet karate yang akan bertarung di kejuaraan tersebut.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.