Sunday, 23 July, 2017 - 18:38

Jenazah Anggota Satgas Operasi Tinombala Diterbangkan Ke Kampung Halaman

Jenazah Pratu Yusuf Baharudin saat tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, setelah dilakukan upacara pelepasan jenazah di RS Wirabuana Palu. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Jenazah Pratu Yusuf Baharudin, anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Operasi Tinombala yang meninggal akibat kontak senjata dengan kelompok sipil bersenjata di wilayah pegunungan Kampung Maros, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Selasa (20/12/2016) kemarin, diterbangkan menggunakan pesawat komersil ke bandara Halim Perdana Kusuma -Jakarta, untuk selanjutnya dibawa  kampung halamannya di Desa Situsari, Cileungsi -Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu 21 Desember 2016.

Terlihat para pejabat utama Polda Sulteng dan Korem 132/Tadulako ikut mengantar jenazah di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, setelah dilakukan upacara pelepasan jenazah di RS Wirabuana Palu.

Sebelum diterbangkan ke kampung halamannya, jenazah Pratu Yusuf Baharudin disemayamkan di RS Bhayangkara Palu. Jenazah diberangkatkan dari Poso menggunakan ambulance sekitar pukul 03.00 Wita dan tiba di palu pukul 07.00 Wita.

Pratu Yusuf Baharudin merupakan salah satu dari dua anggota Satgas Tinombala yang tertembak saat melaksanakan patroli di wilayah pegunungan Kampung Maros, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.

Sementara Pratu Imam Hanafi yang dilaporkan tertembak di bagian punggung, kini tengah dirawat intensif di RSUD Poso.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.