Sunday, 17 December, 2017 - 16:19

JPI Dapat Meningkatkan Kapasitas Pemuda

Kadispora Sulteng, Yunan Lampasio. (Foto : Charlos Barani/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kontingen Jambore Pemuda Indonesia (JPI), hari ini, Kamis 15 Oktober 2017 diberangkatkan menuju daerah Sawahlunto, Padang, Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Yunan Lampasio mengungkapkan Jambore Pemuda Indonesia merupakan pogram rutin yang tiap tahun dilaksanakan.  

“Jambore Pemuda Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda Indonesia,  khususnya Sulawesi Tengah. Disamping itu, JPI adalah momentum bertemu dengan pemuda-pemuda Indonesia lainnya dengan berbagai latar belakang untuk saling bertukar informasi tentang daerahnya masing-masing,” katanya di Palu beberapa waktu lalu.

Kata dia, pemuda yang diberangkatkan dalam JPI telah mengikuti seleksi yang ketat.

“Jadi mereka lolos bukan karena bapak, bukan karena ibu, bukan karena orang tua. Tapi mereka lolos berdasarkan kriteria yang kita tetapkan,” ungkap Yunan.

Yunan menjelaskan tugas JPI Sulteng adalah melahirkan kesatuan dan persatuan diantara beragam suku, bukan melahirkan perbedaan, namun menyadari dengan positif keberagaman dalam Bhineka Tunggal Ika.

Sebanyak 14 anggota perwakilan pemuda sulteng diberangkatkan mengikuti JPI 2017 yang terdiri dari lima pria dan delapan wanita. Selain itu diberangkatkan pula dua orang pendamping dari Dispora Sulteng.

Sebelumnya, Kirab Pemuda Nusantara angkatan pertama akhirnya menginjakkan kaki  di Sulawesi Tengah. Kirab Pemuda Nusantara  merupakan salah satu pogram Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melestarikan kembali rasa serta pesan kebhinekaan dari leluhur-leluhur bangsa kepada pemuda-pemuda Indonesia.

Ditemui Minggu,12 November 2017, salah satu anggota Kirab Pemuda Nusantara, Dimas asal Jambi, mengatakan dirinya sangat kagum atas antusias penyambutan masyarakat Sulawesi Tengah. 

"Kirab Pemuda Nasional adalah bertujuan untuk memperat kembali rasa kebhinekaan diantara kita.  Aura kedekatan antara kami dan pemuda Sulawesi Tengah selalu kuat. Disini kami juga kaget, ternyata kami diberi sambutan yang hangat," kata Dimas.

Dimas mengungkapkan dirinya bersama pemuda lainnya terpilih dari daerah dan usia yang berbeda.

“Anggota Kirab Pemuda Nusantara berasal dari 34 provinsi seluruh Indonesia termasuk Sulteng. Tiap provinsi mengirimkan dua wakilnya. Usia rata-rata pemuda kirab nusantara angkatan pertama yang termuda 16 tahun sedangkan yang tertua berumur 34 tahun,” katanya.

Kirab Pemuda Nusantara direncanakan akan mengunjungi 100 kabupaten/kota di Indonesia. Untuk kunjungannya di Sulawesi Tengah, Kirab Pemuda Nusantara memilih Kabupaten Parigi Moutong (Parimo)  sebagai pusat kegiatan.


Editor : M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.