Sunday, 22 July, 2018 - 13:04

Juli, Pedagang Pasar Wakai Direlokasi

Nawatsara Panjili. (Foto: Ist)

Ampana, Metrosulawesi.com - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Pemerintah Daerah Tojo Una-Una, menargetkan relokasi pedagang pasar tradisional wakai ke pasar rakyat wakai, selambatnya pada bulan Juli 2018 atau setelah proyek jalan menuju pasar selesai dikerjakan.

Proyek pasar Wakai sudah selesai dikerja sejak 2016 lalu. Namun kendala saat ini akses jalan menuju pasar tersebut yang baru dibuka. 

"Tahun ini Dinas PU telah mengalokasikan proyek jalan menuju pasar, sehingga kita harapkan setelah proyek jalan tersebut selesai pada Juni, maka pasar bisa dibuka," kata Kadis Perindakop Nawatsara Panjili, Rabu 28 Maret 2018.

Memang kurang lebih sekitar 200 meter akses jalan menuju pasar Wakai yang belum diaspal. Hal itu yang membuat pedagang selama ini enggan direlokasi. Namun, jika jalan menuju pasar sudah mulus, Nawatsara yakin pedagang akan pindah dari pasar lama.

Untuk sosialisasi ke para pedagang sudah lakukan jauh sebelum pasar dibangun. Sehingga diharap, saat relokasi nanti dapat dijalankan oleh para pedagang dengan penuh kesadaran tanpa harus dipaksakan.

Menurut dia, pembangunan pasar rakyat Wakai yang memilik 72 kios dan 72 los serta 20 lapak pedagang ikan itu sangat representatif. Lokasinya juga sangat strategis, berada dekat dari bibir pantai. Sehingga memudahkan warga dari pulau lain yang datang cukup menyandarkan perahunya dibibir pantai.

 

Editor: Syamsu Rizal

Berita Terkait