Saturday, 21 October, 2017 - 20:11

Kabag Perlum Lecehkan Dewan Donggala

Suasana di ruang sidang II DPRD Donggala, Jumat (26/5/2016). (Foto : Ist)

Donggala, Metrosulawesi.com - DPRD Donggala merasa dilecehkan Kabag Perlum akibat ketidakhadirannya dalam rapat evaluasi Jum’at (26/5/2016) lalu, justru mengutus operator komputer untuk mewakilinya.

Ketidakhadiran Kabag Perlengkapan dan Umum (Perlum) Sekretariat Pemerintah Kabupaten Donggala, Razman, dalam rapat evaluasi APBD tahun 2016, membuat anggota Komisi II DPRD Donggala marah dan tersinggung.

Akibatnya, rapat ditunda. Padahal menurut Ketua Komisi II, Mahmud P Tahawi rapat evaluasi itu sangat penting, mengingat sudah mulai memasuki triwulan II, sementara serapan anggaran APBD 2016 dinilai masih sangat rendah.

Anggota Komisi II, Moh Taufik dan Syafruddin K juga tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Keduanya  merasa tidak dihargai oleh Kabag Perlum, Razman.

"Hingga waktu rapat dibuka pada pukul 13.30 Wita, Razman tak juga menunjukan batang hidungya," ketus Taufik kepada Metrosulawesi, Sabtu (28/5/2016).

"Mental pejabat seperti ini yang harus dibasmi. Saudara bupati penting melakukan evaluasi atas kinerja bawahanya, ya seperti Razman ini," sahut Syafruddin. 

Setelah dihubungi staf Komisi II, Razman mengaku sedang mengikuti kegiatan Bimtek di Palu.
Mendengar jawaban Razman, anggota komisi II itu pun geram.

"Mestinya ada pemberitahuan," kata Syafruddin dengan tempo tinggi.

Agar rapat evaluasi itu tetap berjalan sesuai waktu yang di jadwalkan, Razman meyakinkan komisi II akan memerintahkan Kepala Bidang (Kabid) untuk menghadiri rapat tersebut.

Utus Operator Komputer

Mungkin hal ini pertama dalam sejarah Komisi II DPRD Donggala, dimana salah satu mitra mereka, yakni Bagian Perlengkapan dan Umum (Perlum) utus operator komputer temui komisi II untuk menyampaikan perkembangan serapan anggaran APBD tahun 2016.

Di ruang sidang II, Jumat (26/5/2016) suasana terlihat tegang, lucu, dan penuh gelak tawa. Siang itu, emosi anggota komisi II meledak setelah mengetahui perwakilan Kabag Perlum yang datang menemui Komisi II bukan Kabid seperti di janjikan oleh Kabag Perlum, Razman, tapi operator komputer.

"Ini sudah pelecehan," teriak anggota komisi II Syafruddin lalu meninggalkan ruang sidang.

Suasana gaduh, sebagian staf DPRD Donggala yang sedang bekerja keluar ruangan mendengar kegaduhan itu. Tak lama kemudian, politisi PKB itu datang kembali ketempat rapat bersama beberapa staf honorer DPRD Donggala.

Karena kesal bercampur lucu juga, Ia dengan tertawa kemudian mempersilahkan staf honorer DPRD Donggala masuk keruang rapat menemui perwakilan Kabag Perlum. Semua staf yang masuk ruang rapat ikut tertawa.

"Ini staf kami, silahkan jelaskan kemereka tentang serapan anggaran di Perlum. Karena saudara hanya operator komputer, saya kira cukuplah staf kami yang menemui," kata Syafruddin lalu meninggalkan ruangan.

Pantauan media ini, ruang rapat sidang II siang itu dipenuhi gelak tawa baik oleh staf DPRD maupun staf Perlum.

"Ini mungkin pertama dalam sejarah, Perlum mengutus operator komputer untuk menggelar rapat evaluasi anggaran bersama DPRD," tukas ketua fraksi Demokrat, Arifudin Hatba yang disambut gelak tawa anggota komisi II dan wartawan yang hadir kala itu.


Editor : Masruhim Parukkai

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.