Wednesday, 24 May, 2017 - 04:49

Kabar Baik, Jasa Raharja Naikkan Nilai Santunan Kecelakaan

Perubahan besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau, feri/penyeberangan, laut, dan udara. (Grafis : Ist)

Metrosulawesi.com - Setiap orang tentu ingin selamat dan tak mengalami kecelakaan termasuk saat dalam perjalanan. Namun kenyataan kadang tak selalu sejalan dengan keinginan. Insiden kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kapan saja, ada kalanya tak dapat dihindari.

Dalam kondisi itulah santunan kecelakaan sangat membantu, khususnya untuk penanganan korban luka atau cacat serta untuk membantu pembiayaan ahli waris dari korban meninggal dunia.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan, memberikan kabar baik bahwa mulai 1 Juni 2017, pemerintah menaikkan nilai santunan yang dibayarkan PT Jasa Raharja, bagi korban kecelakaan angkutan umum maupun kecelakaan lalu lintas jalan.

Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 /PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan luran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara, serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan pada tanggal 13 Februari 2017 dan akan mulai berlaku secara efektif pada tanggal 1 Juni 2017”
 
"Kenaikan pembayaran santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas ini mulai berlaku per 1 Juni 2017," ujar Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah Amiruddin Zein.

"Ini menunjukkan negara hadir untuk membantu korban kecelakaan. Yaitu dengan memberi jaminan bagi masyarakat yg diatur PT Jasa Raharja," lanjutnya.

Sebagai perhatian dan pelayanan kepada masyarakat, kenaikan pembayaran santunan tidak diikuti dengan peningkatan besaran Iuran Wajib (IW) atau Sumbangan Wajib (SW).

"Dengan kondisi keuangan saat ini, Jasa Raharja sudah layak menaikkan santunan, sebagai bentuk perlindungan dasar kepada masyarakat," tandasnya. (adv)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.