Wednesday, 19 September, 2018 - 19:06

Kader PKB Parimo Curiga Tanda Tangan Hidayat Dipalsukan

KLARIFIKASI - Abd Fahar Kader PKB yang dipecat dari kepengurusan DPD PKB Parimo saat bertemu Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Hidayat. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menemukan kejanggalan pada SK Pengurus DPD PKB Parimo yang terbaru. Pasalnya, tanggal rekomendasi DPW PKB Sulawesi Tengah tidak singkron dengan tanggal terbitnya SK DPP PKB.

Adalah mantan Wakil Ketua DPP PKB Parimo Abdul Fahar, menduga terbitnya SK Nomor: 2455/DPP-03/VI/A.1/X/2017 oleh DPP PKB karena terlebih dahulu memalsukan tandatangan Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Hidayat.

“Surat DPW PKB Sulawesi Tengah ke DPP tertanggal 9 Oktober 2017. Sementara SK DPP PKB diterbitkan tanggal 7 Oktober 2017. Artinya sudah terbit lebih dulu SK DPP PKB baru surat DPW dibuat,” tegas Fahar.

Seharusnya surat DPW yang terbit lebih dulu baru SK DPP. Karena surat DPW adalah rekomendasi usulan pengurus partai, tapi yang terjadi justru sebaliknya SK DPP dulu baru surat DPW.

“Ini tidak betul, pasti ada yang bermain-main dengan keputusan itu,” curiganya.

Dia juga sudah mengkonfirmasi hal itu kepada Hidayat, ternyata ketua wilayah tidak pernah menandatangani usulan pengurus yang baru untuk DPD Parimo pasca wafatnya Ketua DPD Kisman DB Sultan, 7 Oktober 2017.

Ironisnya, pembagian SK pengurus yang baru disaat DPD PKB Parimo dipimpin Nahrudin selaku pelaksana tugas. Pembagian SK dilakukan saat rapat perdana yang dipimpin Nahrudin, dan tidak pernah ada rapat pleno untuk mengubah struktur pengurus di PKB Parimo.

“Ambisi kekuasaan sangat terlihat dalam kepengurusan yang baru, sebab salah satu kader yang pernah masuk ke partai lain kembali diangkat menjadi pengurus dan berupaya melengserkan kader yang bakal menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) Kisman DB Sultan yang wafat beberapa waktu lalu,” tegas Fahar.