Monday, 29 May, 2017 - 00:48

Kadis ESDM Sulteng Sebut Hanya 220 Tambang CNC

Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah, Bambang Sunaryo. (Foto : Tahmil Burhanudin Hasan)

Palu, Metrosulteng.com - Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah Bambang Sunaryo mengakui dari 534 jumlah perusahaan pertambangan jenis mineral di daerah ini, hanya 220 yang sudah dinyatakan clean and clear (CNC).

Meskipun 220 dinyatakan tidak bermasalah, namun bukan berarti yang 314 lainnya tidak memenuhi standar kelaikan itu.

"Pertambangan saat ini harus clear and clean, saat ini yang sudah dinyatakan bersih itu berjumlah 220, tapi yang 300 lebih itu belum bisa dinyatakan bermasalah, karena masih banyak yang sudah dinyatakan clear and clean tapi belum mendaftarkan diri secara formal untuk dinyatakan clear and clean," tambahnya.

Menurutnya, saat ini Dinas ESDM Sulteng masih melakukan proses terhadap sejumlah pertambangan yang ada di Sulteng.

"Kami masih mendalami sejumlah pertambangan, jadi kami belum bisa mengatakan berapa jumlah tambang bermasalah," terang kepada wartawan metrosulteng.com, Jumat (19/9/2014).

Sementara itu, dari data yang diberikan dinas ESDM saat ini pertambangan yang paling banyak dinyatakan sebagai pertambangan bersih dari masalah berada di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

Dari 264 jumlah pertambangan yang ada di Morowali dan Morowali Utara sudah 111 pertambangan yang dinyatakan bersih dan merupakan daerah paling banyak pertambangannya dari seluruh daerah di Sulawesi Tengah.

 
Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.