Saturday, 25 November, 2017 - 11:31

Kadispora Sulteng: Peserta Jambore Pemuda Indonesia Harus Tahu Budaya Daerahnya

Peserta JPI Sulteng saat tampil di acara pelepasan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Dinas Pemuda dan Olahraga(Dispora), Minggu, 12 November 2017 menggelar acara ramah tamah pelepasan peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) Sulawesi Tengah di Hotel Sultan Raja.

JPI merupakan kegiatan kemah pemuda nasional yang tiap tahun diadakan. Pesertannya diambil dari pemuda-pemudi daerah yang telah melalui seleksi. Selain itu, ada juga perwakilan peserta dari negara sahabat. Pada JPI 2017 kali ini, akan diadakan di daerah Sawalunto, Padang, Sumatera Barat.

Khusus Sulteng, terdapat 80 pemuda yang mendaftar untuk mengikuti JPI 2017. Namun dari 80 orang tersebut, 14 diantaranya terpilih, ditambah pendamping dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng.

Ke 14 pemuda-pemudi tersebut nantinya akan memperkenalkan Sulteng di JPI dalam pagelaran fesival seni, budaya, workshop, serta lomba-lomba yang akan diadakan dalam ajang itu.

Kadispora Sulteng, Yunan lampasio mengungkapkan peserta dari Sulteng  yang terpilih, merupakan pemuda-pemuda terbaik. Karena, selain dipilih berdasarkan akademik, mereka juga terpilih berdasarkan daerah asal.

“Salah satu syarat adalah mereka harus mengetahui kebudayaan asal mereka masing-masing,” katanya.

“Harapan kita, mereka harus memiliki kemampuan untuk menjelaskan tentang Sulawesi Tengah itu seperti apa, baik dari aspek budaya, potensi, sosial, mereka harus jelaskan. Karena memang mereka adalah orang terpilih hasil seleksi,” katanya.

Yunan juga menekankan bahwa para peserta menampilkan hasil terbaik pada kegiatan JPI tersebut.

“Mereka harus bisa menampilkan yang terbaik. Karena disana, mereka akan melakukan penampilan seni, workshop untuk menjelaskan daerah. Mereka harus bisa berjuang dalam mengikuti lomba-lomba disana,” katanya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Berita Terkait