Tuesday, 30 May, 2017 - 19:03

Kalapas Palu: Terima Kasih BNNP Sulteng

TERSANGKA NARKOBA - Tiga tersangka yang berhasil ditangkap BNN Provinsi Sulteng. Satu di antaranya adalah napi di Lapas Palu. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Moh Rizal)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Palu Rubianto mengucapkan terima kasih kepada jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng karena berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan napi di Lapas yang dipimpinnya.

"Terima kasih kepada BNNP Sulteng atas keberhasilan itu," ujar Rubianto didampingi Kepala Keamanan Lapas Klas II Palu, Yansen di Kantornya, Rabu, 28 September 2016.

Diketahui Napi tersebut bernama Zacky yang mengendalikan narkoba dari pemasok ke tangan kurir. Rubianto menuturkan, pihaknya terkendala kekurangan petugas untuk memantau aktivitas setiap Napi di Lapas Klas II Palu.

"Zacky itu Napi kasus narkoba. Dia vonis 5 tahun penjara dan sudah menjalani hukuman sekitar dua tahun," ucap dia.

Menurut penuturan Kepala Lapas, Zacky diduga memperoleh Handphone (HP) lewat kunjungan keluarga atau rekanan.

"Kalau bukan itu kemungkinan lewat tembok. Jadi caranya ada yang melemparkan dari luar. Memang sangat sulit memberantasnya, karena digeledah hari ini, besok ada lagi," jelasnya.

"Tapi kami tetap komitmen, siapapun yang terlibat akan ditindak. Misalnya seperti Zacky itu, langsung kami serahkan ke BNN," tambah Rubianto.

Sebagai upaya antisipasi, pemeriksaan kepada pengunjung akan diperketat untuk menghindari masuknya barang-barang yang dilarang dimiliki para Napi.

"Saat ini jumlah Napi disini 527 orang dan itu hanya dijaga lima petugas. Makanya kami harus memaksimalkan pengawasan," tutur Kepala Lapas.

Ditambahkannya, adapun yang menjadi perhatian utama di Lapas Klas II Palu yakni masuknya barang terlarang.

"Karena Napi disini mayoritas kasus narkoba hampir dua ratus orang. Sisanya Napi kasus pelanggaran hukum lainnya," tandasnya.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.