Saturday, 19 August, 2017 - 19:05

Kasatpol PP Palu Mengaku Kesulitan Tertibkan PKL

Kepala Satpol PP Kota Palu, Moh Ridwan Karim. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Kasatpol PP Kota Palu Ridwan Karim mengaku kesulitan mengatur Pedagang Kaki Lima (PKL), untuk itu dia mengusulkan agar pemkot melokalisir PKL yang dilengkapi dengan tenda, kursi yang harus dibersihkan usai berjualan, dengan batasan waktu berjualan mulai sore hingga malam hari. Dengan begitu tempat tersebut bisa tetap bersih dan rapi. 

Menurut Ridwan,  hingga saat ini Pemkot Palu belum menyediakan pasar khusus untuk PKL, sehingga bertebaran dihampir tiap ruas jalan. Tidak seperti beberapa kota lain yang telah memiliki lokasi khusus bagi PKL.

“Di Maros sudah ada pasar PKL. Ini khusus untuk PKL, pagi bersih, sore hingga malam baru berjualan. Jika ini juga ada di Palu, maka bisa terakomodir PKL ini,” katanya.

Dia mencontohkan, pedagang siomai di lapangan wali kota yang sejauh ini, dia menuturkan pernah dipindah tempat berjualannya, hanya saja para pedagang mengaku jualannya tidak laku. Sehingga ini mejadi dilema bagi Satpol PP untuk menertibkan.

Olehnya, saat pembangunan ruang terbuka hijau. Kalau bisa disediakan titik khusus untuk PKL. Agar tidak ada lagi PKL berkeliaran, sehingga mudahdikontrol Satpol PP. Pasalnya, setiap alun-alun kota, harusnya disediakan lokasi bagi PKL untuk berjualan.

“Seharusnya memang Kota Palu harus menyediakan pasar tersendiri untuk PKL,” pungkasnya.


Editor : Joko Santoso

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.