Tuesday, 21 February, 2017 - 18:06

Kasman Akui Butuh Waktu Penuhi Listrik Donggala

Bupati Donggala, Kasman Lassa. (Foto : Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.com - Kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Donggala hingga saat ini belum bisa terpenuhi secara keseluruhan. Sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Donggala masih belum tersentuh listrik negara sama sekali.

Menurut Bupati Donggala Kasman Lassa, untuk memenuhi kebutuhan listrik memang dibutuhkan waktu dan proses yang cukup lama. Selain itu, dana untuk kebutuhan listrik juga sangat besar.

Meski demikian, pemerintah Kabupaten Donggala tetap berupaya untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah tersebut sesegera mungkin.

“Urusan listrik ini tidak bisa langsung jadi, butuh perencanaan dan proses,” ungkapnya, baru-baru ini usai perayaan HUT ke-64 Donggala.

Ia mengakui sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Donggala memang belum tersentuh listrik, di antaranya di Kecamatan Rio Pakava, sebagian wilayah Kecamatan Sojol dan Sojol Utara.

“Jadi, untuk Kecamatan Rio Pakava pembangunan infrastruktur jalan kita sudah bangun 21 kilometer, sudah bagus, walaupun belum terjangkau semua. Permintaan mereka (masyarakat) di sana cuma dua, jalan harus dibangun, kedua adalah listrik,” sebut Kasman.

“Listrik, berdasarkan permohonan saya ke PLN wilayah tujuh Suluttenggo itu mereka sudah data. Kami siap, dengan catatan ini komitmen kita, saya bilang ini komitmen saya siap kalau itu yang dibutuhkan yang penting menyala listrik di Rio Pakava,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di sejumlah daerah Kabupaten Donggala, Pemerintah Kabupaten Donggala berencana menganggarkan di RAPBD tahun 2017.

“Kita kesepakatan sudah siap bangun, tapi bukan berarti sudah sepakat bisa langsung dibangun, karena ini harus direncanakan,” jelasnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten Donggala juga sudah melakukan kerjasama dengan PLN untuk menerangi Kecamatan Sojol Utara dan Sojol serta Kecamatan Dampelas sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan listrik masyarakat. Meski demikian, listrik di tiga kecamatan tersebut belum bisa dinikmati oleh masyarakat secara keseluruhan.

“Saya kira sudah kelihatan, sudah menyala, hanya yang masih setengah malam itu adalah Sojol Utara dan Sojol, ada setengah malam ada full satu malam,” katanya.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh masyarakat di Kabupaten Donggala, pemerintah juga menggarap permohonan dari swasta sebagai pihak ketiga yang siap membangun tenaga listrik dengan tenaga matahari maupun listrik tenaga air.


Editor : Masruhim Parukkai

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan