Sunday, 24 September, 2017 - 16:38

Kasus Dugaan Korupsi Sekab Parimo, BPK Tidak Bersedia Jadi Saksi Ahli

Sekretaris  Kabupaten Parimo, Ekka Pontoh. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com – Penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sulteng akan menyerahkan berkas kasus dugaan korupsi perencanaan pembangunan dermaga di Parigi Moutong (Parimo) dengan tersangka  Sekretaris  Kabupaten Parimo Ekka Pontoh ke Kejaksaan Negeri Palu.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Humas Polda Sulteng, Kompol Rostin Tumaloto, Jumat (10/10/2014) kepada wartawan mengatakan, berkas kasus dugaan korupsi tersangka Ekka Pontoh sudah dilimpahkan kepada Kejari Palu, namun berkasnya dikembalikan karena tidak lengkap.

Jaksa meminta tambahan saksi ahli sesuai permintaan tersangka untuk meringankan tuntutannya, yakni dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI . Sehingga penyidik Polda pun melakukan perbaikan sesuai petunjuk, yakni mengundang BPK untuk menjadi saksi.

Namun BPK tidak bersedia untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi perencanaan pembangunan dermaga di Parigi Moutong.

“BPK tidak bersedia menjadi saksi atas kasus tersebut,”katanya.

Menurutnya, setelah ada jawaban dari BPK atas ketidaksediaanya untuk menjadi saksi, maka Kamis (9/10/2014) kasus ini dinyatakan P21, sehingga dalam waktu dekat berkasnya akan dilimpahkan ke Kejari Palu bersama tersangkanya, Sekab Parimo, Ekka Pontoh.

Ia mengatakan, dugaan tindak pidana korupsi tersebut dilakukan pada kegiatan perencanaan pembangunan dermaga  wisata Desa Sibatang, dermaga wisata Kecamatan Moutong, dermaga wisata Pantai Nalera dan dermaga wisata Desa Tada Selatan Kabupaten Parimo tahun anggaran 2013.


Editor : Tasman Banto

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.