Saturday, 18 August, 2018 - 20:01

Kasus Penggelapan 10 Mobil Rental, Tersangkanya Ternyata Perempuan

BARANG BUKTI - Salah satu Mobil rental yang berhasil diamankan pihak kepolisian. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – FJ, tersangka pengelapan 10 unit mobil ternyata seorang perempuan. Dia adalah oknum pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Palu yang menangani kasus itu terus mendalami kasus tersebut. Jumat 3 Agustus, tersangka FJ menjalani pemeriksaan lanjutan.   

Sumber Metrosulawesi menyebutkan tersangka FJ menjalani pemeriksaan secara maraton. 

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk menggali lebih jauh lagi kepada siapa saja mobil rental itu digadaikan,” kata sumber itu.

Informasi yang diperoleh Metrosulawesi, ke-10 mobil yang digadaikan tersangka, konon ada di antaranya digadaikan ke beberapa oknum aparat keamanan. 

“Untuk kepentingan penyidikan, semua mobil itu nantinya akan dijadikan barang bukti oleh penyidik,” kata sumber itu.

Pantauan Metrosulawesi di Mapolres Palu, Jumat, beberapa pemilik rental tampak mendatangi Mapolres Palu. Saat penyidik menggiring tersangka FJ yang mengenakan pakaian tahanan itu ke ruang penyidikan, di antara pemilik rental meneriakinya.

Sekretaris BPBD Sulteng, Rizal Abd Rahim yang dihubungi Metrosulawesi, Jumat 3 Agustus, membenarkan bahwa FJ adalah pegawai di BPBD Sulteng.

“Benar. Yang bersangkutan adalah staf di Bagian Umum dan Kepegawaian,” kata Rizal.

Kasat Reskrim Polres Palu AKP Holmes Saragih SIK, saat ditemui di Mapolres Palu, Jumat 3 Agustus 2018 mengatakan, penahanan tersangka FJ dilakukan sejak Rabu 1 Agustus 2018.  

“Pelaku sudah kami amankan, dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan saat ini sudah kami lakukan penahanan,” ungkapnya.

Sementara itu Paur Humas Polres Palu, Aipda I Kadek Aruna saat ditemui di Mapolres Palu mengatakan, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, FJ sempat menjalani pemeriksaan dengan status sebagai saksi.

Setelah cukup bukti perbuatannya menggelapkan 10 unit mobil rental, dengan cara menggadaikannya ke orang lain, tersangka FJ sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan melakukan penahanan. 

“Saat ini sudah ada empat unit barang bukti yang sudah berhasil kami amankan, yaitu Honda Mobilio DN 1503 AY, Toyota Alya DN 1558 NG, dan  Kijang Inova DN 1408 AT. Barang bukti lainnya masih dalam pencarian, karena menurut keterangan pelaku mobil sudah digadaikannya di luar Kota palu,” urainya.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui mobil yang disewanya itu digadai dengan harga bervariasi dimana satu unit ada yang seharga Rp.20 juta, Rp.25 juta sampai Rp.30 Juta dan sebagian besar korbannya, rental mobil yang ada di dalam Kota Palu.

“Saat ini FJ masih dalam pemeriksaan penyidik, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya. Tersangka ini pemain lama dan sudah sekitar enam bulan melakukan aksinya dengan modus yang sama, yaitu menyewa mobil kemudian menggadikan dengan harga puluhan juta itu,” terangnya.

Sementara itu seorang pengusaha Rental mobil yang menjadi korban dari FJ mengaku sudah lama kenal dengan tersangka. Tersangka FJ katanya,  memang sering menyewa mobil rental miliknya. 

“Pembayarannya lancar-lancar saja, dan rupanya mobil kami sudah digadaikan, untuk menutupi mobil teman yang lainnya. Hingga kejadian ini terungkap baru kami sadari semua, dan ada beberapa teman lagi yang juga jadi korbannya,” ungkap pengusaha rental, yang biasa dipanggil Pace itu.           

 

Editor: Udin Salim