Monday, 20 November, 2017 - 02:05

Kasus Qool It Masih Misterius

AKBP Christ Reinhard Pusung. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Palu AKBP Christ Reinhard Pusung SIK, akan turun langsung menangani tuntas kasus Baby Sitter bernama Korlina Kubu yang tewas dengan leher terlilit tali, di lantai empat pencucian mobil Qool It,  yang saat ini masih misteri.

Kapolres mengatakan, lambatnya penanganan kasus itu karena sampai saat ini masih menunggu hasil lab, yang sedang diproses di Makasar. Olehnya Polres Palu belum bisa memastikan penyebab pasti tewasnya Korlina Kubu.

“Kami sedang menunggu hasil lab yang sedang kami urus di Makasar, mungkin jelang waktu dua hari hasil tersebut sudah dapat dikeluarkan kepastian tewasnya korban,” ungkapnya, saat ditemui Wartawan di Mapolres Palu, Rabu 4 Januari 2016.

AKBP Christ R Pusung bahkan akan mengambil alih penanganan kasus tewasnya Baby Sitter, yang diperkirakan tidak dalam kategori wajar, sebab saat tewas posisi korban berada di lantai dengan kondisi leher terlilit tali.

”Saya akan mengambil alih penanganan kasus di Qool It, dengan tewasnya Baby Sitter, sebab hilangnya nyawa sesorang harus ditangani dengan keseriusan,” tegasnya.

Terkait dengan rumor yang berkembang, yang menyatakan dalam pengungkapan kasus ini ada intervensi dari pihak-pihak tertentu, Kapolres Palu yang juga pernah bertugas menjadi Dan Kie Pelopor Brimob Kelapa Dua Mabes Polri saat mengamankan konflik di Ambon Maluku ini menegaskan, bila ada kejahatan yang terjadi dan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, hukum itu tidak memandang siapapun, apa bila terbukti bersalah, hukum harus ditegakkan.

“Siapapun itu, bila melanggar hukum akan kami tindak tegas,” ungkap mantan Kapolres Tolitoli itu.

Beberapa saksi sudah dilakukan pemeriksaan oleh Polres Palu, salah satunya adalah pemilik Qool It.

”Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, dan juga pemilik Qool It,” jelas AKBP Christ R Pusung.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.